Kalau anda mimpi ingin punya BMW, namun apa
daya uang tak cukup, maka mulailah mengkreditnya agar anda dapat segera
mencicipi nikmatnya naik BMW, begitulah iklan mobil itu membujuk anda. Just do
it, kalau kata Nike (nike sepatu, bukan nike ardila almarhumah!). Saya tidak
bermaksud mengiklankan BMW, tapi Title dari Iklan BMW di Harian Kompas 2
Desember 2008, berbunyi: "Stop Dreaming, Start Driving!" memang layak
untuk dijadikan petuah. Ini adalah pernyataan pengingat, kalau tidak bisa
disebut sebagai teguran, agar kita selalu bertindak seimbang dan proporsional.
Memberikan alokasi yang adil (namun tidak berarti harus sama bagiannya) antara
bermimpi dan bertindak. Bermimpi memang penting, tetapi bertindak lebih penting
lagi. Karena apa yang ada dalam mimpi, hanya bisa diraih dengan tindakan. Oleh
karena itu, segeralah selesaikan mimpi anda yang ada diawang-awang, lalu bangun
dan mulailah berbuat di dunia realitas. Sejatinya, tindakan andalah yang akan
mendekatkan kesenjangan antara tataran realitas (atau kenyataan), dengan
tataran mimpi (atau angan-angan). Semakin ekstensif dan intensif anda
bertindak, maka akan semakin dekatlah jarak antara realitas dan mimpi. Jadi
janganlah mengendurkan tempo kerja dalam mengeksekusi tindakan, rangkaian
tindakan, dan strategi anda dalam menggapai mimpi. Dalam tempo kerja, anda
harus mengatur kecepatan (speed) dan kekuatan (endurance), agar segera terjadi
coitus legal formal (yang tidak interuptus) antara mimpi dan realitas. Eiiit…,
jangan mikir negatif dulu! Maksudnya disini adalah mimpi dan realitas itu
menjadi bersatu sehingga mampu beranak-pinak menghasilkan mimpi-mimpi baru dan
tindakan-tindakan baru yang lebih produktif. Hal ini mungkin terjadi, karena
hasil pembelajaran dan kesuksesan dari proses sebelumnya akan mendorong kita
untuk mengulangi dan mendapatkan kembali kesuksesan yang pernah diraih. Kondisi
ini sangat manuasiawi, karena manusia memang tidak pernah merasa puas. Dikasih
hati, minta jantung. Dikasih satu juta, minta satu milyard. Dikasih lima tahun
berkuasa, minta 32 tahun. Dikasih SMA, minta S3. Dikasih Minah, minta Dian
Sastro. Dikasih Paijo, minta Brad Pitt. Dst…dst… Namanya juga
manusia…………..bukan malaikat! Malah ada yang lebih aneh, udah mau dikasih
eksekutif mapan, eeh malah milih tukang cendol dekil…., anti klimaks boo,
downward spiral!
Mengapa mimpi penting dan harus diberi porsi untuk dilakukan? Karena mimpi adalah representasi dari kebebasan. Mimpi itumerupakan arena ekspresi yang bebas norma, dan bebas nilai, bahkan anda tidak perlu tahu, anda berada dimana pada saat anda bermimpi. Tidak ada pagar, tidak ada tembok, tidak ada aturan, dan tidak ada kendala keterbatasan sumber daya. Ketika anda masih anak-anak anda dapat menyatakan cita-cita anda seenak udelmu dhewe (as delicious as your belly button….kata si paijo). Anda bebas menyatakan ingin menjadi presiden, astronot, atau apapun, tanpa peduli dengan keterbatasan anda. Itulah kegunaannya mimpi, anda dapat menentukan strategic objective anda sesuai dengan ekspektasi anda. Kenapa harus sesuai dengan ekspektasi anda? Gunanya agar motivasi anda terpicu dan bergulir dengan kecepatan maksimum, tanpa anda perlu menegak Viagra. Jadi anda bisa bayangkan lemahnya keinginan meraih tujuan yang tidak sesuai dengan ekspektasi anda. Mana mau anda naik Timor, kalau anda memimpikan BWM. Mana mau anda pergi ke Tasikmalaya, kalau anda memimpikan Vienna. Mana mau anda menyantap getuk lindri, kalau anda memimpikan burger bakar dago. Namun tetap harus diingat bahwa dalam siklus manajemen, penetapan strategic objective merupakan salah satu elemen dalam tahapan perencanaan saja. Anda tidak bisa hanya menetapkan tujuannya saja, itu namanya half wit. Hal lain yang harus anda lakukan adalah merumuskan langkah-langkah tindakan untuk mencapai strategic objective. Lalu mengeksekusinya pada tahapan implementasi, dan mengendalikannya pada tahapan control. Pada saat eksekusi itulah, anda masuk kedalam kondisi "start driving". Mulai menikmati perjalanan dalam rangka mencapai tujuan. Mulai harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang prima untuk memainkan pedal gas, rem, kopling (karena nggak otomatik), dikombinasikan dengan mengendalikan stir, berbekal pandangan lurus kedepan, sambil sesekali melihat kaca spion samping & spion belakang (ini nulis artikel atau diktat kursus stir mobil…….hahaha). "Start Driving" juga mengingatkan pada kita bahwa sesuatu itu tidak ada yang "ujug-ujug". Segala sesuatu itu akan melalui proses. Untuk mendapatkan kecepatan 160 km/jam, anda harus melalui beberapa tahapan dan mengkonsumsi sekian menit waktu. Pada dasarnya tidak sesuatu yang secara "suddenly" jatuh dari langit atau dari UFO seperti Mr.Bean yang tiba-tiba di tengah jalan, tanpa jelas asal usulnya. Proses adalah fungsi dari waktu, jadi untuk mencapai sesuatu itu ada kebutuhan waktunya. Dan pada umumnya, hasil yang baik diperoleh dengan proses yang lama, bukan proses yang instant. Jadi pada saat start driving, pada hakekatnya anda memiliki kesempatan untuk melakukan penyesuaian, karena anda berpijak pada dunia nyata dan realitas. Jika langkah-langkah tindakan terasa sulit, anda bisa merevisinya. Jika tujuan terasa jauh, andapun dapat memindahkan tujuan anda ke koordinat yang lebih sesuai dengan kekuatan anda. Jadi pragmatisme dapat saja muncul untuk mengkoreksi idealisme, ketika anda mulai melangkah. Kalau angsuran kredit BMW, Harrier, atau Odissey anda, dirasakan mencekik leher anda, kenapa tidak membeli cash Timor Seken saja….hahahaha. Daripada gaya tapi riweuh, lebih baik sederhana tapi tenang. Itulah gunanya start driving, rasionalitas akan berusaha mengkoreksi mimpi indah anda. Kalau baru daftar jadi Caleg saja, anda harus keluar duit puluhan juta rupiah, ya mendingan mengabdi jadi RT saja. Pilihan itu tidak kalah mulianya, jika anda berhasil menciptakan lingkungan RT yang gemah ripah rapih repeh, daripada jadi Caleg yang bergelimang KKN dan mencemaskan rakyat. Daripada jadi raja yang zhalim, lebih baik jadi ponggawa yang sholeh. (tapi tentu saja pilihan yang paling mantabb adalah menjadi raja yang sholeh) Jadi apa yang harus anda lakukan, agar start driving anda akan membawa anda pada"happy ending achievement". Prinsip manajemen mangajarkan pada kita beberapa hal, antara lain:
1.
Rencanakan
route anda dengan jelas dan tetapkan ettape-ettape nya. Program kerja dan rencana
tindakan (action plan) perlu dibuat secara rinci, agar anda dapat dengan mudah
beralih satu aktivitas lain, setelah satu aktivitas selesai dikerjakan.
Kegiatan yang tidak jelas dan rinci akan mengakibatkan anda bingung menetapkan
tindakan selanjutnya setelah satu pekerjaan selesai dikerjakan. Jangan menjadi
si kabayan, yang sering berhasil by accident. Anda seharusnya berhasil by
planning.
2. Sediakan perbekalan yang
cukup. Sumber daya yang anda miliki harus mamadai. Tapi tidak perlu seperti
orang mau pindahan yang bawa semua barang. Anda harus membawa perbekalan
logistik dan disertai dengan sumber daya pengetahuan & informasi yang
cukup. Ini penting agar anda dapat mengevaluasi kemungkinan keberhasilan anda
dalam mencapai tujuan.
3. Perhatikan kondisi jalan.
Faktor eksternal bisa saja muncul sebagai kendala utama dalam mencapai tujuan.
Jika jalanan longsor, jembatan rubuh, atau ada angin puting beliung, yang akan
mengganggu atau menggagalkan perjalanan, maka anda perlu memikirkan ulang route
yang akan anda tempuh. Jadi berdasarkan evaluasi anda terhadap kondisi jalan,
anda dapat merevisi program kerja sekaligus tujuannya.
4. Istirahatlah yang cukup.
Jeda sejenak, akan memberikan anda energy baru. Selain itu, jeda juga akan
memberikan anda kesempatan untuk mengevaluasi dan belajar dari hal-hal yang
sudah anda lewati. Proses pembelajaran ini penting, agar kesalahan-kesalahan
yang pernah terjadi tidak berulang begitu saja
5. Nikmatilah perjalanannya.
Hidup pada dasarnya adalah menciptakan nilai tambah dari proses yang anda
lewati. Oleh karena itu, proses yang panjang bukan hal yang harus disesali.
Proses yang panjang justru merupakan kesempatan anda yang lebih besar untuk
mengakumulasi nilai tambah (value added). Ibarat artis, jika anda melesat dan
meledak diudara seperti kembang api, maka anda hanya membuat terkesima
orang-orang sesaat saja. Setelah cahaya api mati, orang tidak akan peduli lagi
dimana keberadaan dan jejak anda, karena anda jatuh dalam gelap. Namun jika
anda, lampu patromax, anda akan terang lebih lama, meskipun harus dipompa
dengan waktu yang cukup lama. Dan ketika petromaks meredup, orang-orang akan
membantunya untuk menyala kembali. Jadi proses panjang adalah amanah yang harus
dioptimalkan, bukan untuk disesali.
Difficult, Yes. Impossible, No Statement ini, saya dapatkan ketika melihat iklan perusahaan minyak SHELL di majalah Fortune edisi november 24,2008 yang lalu. Ini pernyataan yang hanya terdiri dari 4 kata, tetapi sangat inspiring, mengajarkan pada kita untuk tidak cengeng dan lembek dalam menggapai cita-cita dan keinginan. Ini suatu pernyataan bertuah yang tidak diciptakan begitu saja oleh orang-orang shell, tetapi merupakan kesimpulan atas akumulasi pengalaman mereka selama 50 tahun yang lalu mencari ladang-ladang minyak di Kanada. Menemukan cadangan minyak di dalam perut bumi dan mengeksplorasinya untuk kemaslahatan serta kesejahteraan hidup masyarakat dunia memang bukan pekerjaan mudah. Investasi berupa uang, tenaga, dan waktu bisa hilang begitu saja manakala mereka salah melakukan pengeboran (Bakrie yang berharap dapat harta karun minyak, malah ketiban lumpur, apa nggak sial tuh….). Namun 5 dekade kemudian, keuletan orang-orang SHELL pada akhirnya memberikan hasil, pada saat ini Kanada sudah menjadi penghasil minyak global, mampu mengjungkirbalikan dominasi OPEC yang berupaya membentuk kartel dan mempolitisir minyak bumi. Makna dari "difficult, yes. Impossible, no.’ adalah tidak ada yang tidak mungkin jika segalanya diupayakan secara serius. Berbagai kesulitan memang akan menghadang dan menghalangi upaya kita mencapai tujuan dan keinginan, namun tidak berarti tidak bisa diatasi. Tidak ada alasan untuk putus asa, apalagi untuk bunuh diri! Terlalu bodoh itu……. Meskipun akan ada berbagai macam pengorbanan, akan tetapi itulah trade off yang harus dipertukarkan atas kesuksesan yang akan diperoleh. No free lunch!, semua harus dipertukarkan dengan usaha dan kerja keras, dan tentu saja harus dalam atmosfir doa dan munajat kepada sang pencipta. Pahala atau rewards tidak datang begitu saja, tetapi harus dipertukarkan dengan kerja keras dan kompetisi. Begitulah hidup, seperti mendaki puncak gunung. Anda tidak dapat menancapkan bendera penakluk dalam keadaan segar bugar tanpa kelelahan. Ada energi yang harus dipertukarkan. Ep=m.g.h, itu rumus fisikanya. Kalau energi tidak cukup, anda perlu mencari route yang tepat dan sesuai dengan kakuatan dan kelemahan anda. Anda tidak bisa mendaki terus, kadang-kadang perlu istirahat sejenak untuk mengumpulkan kekuatan dan berhitung mengenai kecukupan perbekalan. Anda harus melewati kondisi khawatir, cemas, dan ancaman akan kegagalan. Ini adalah bagian dari dinamika perjalanan (ingat untuk mencapai surga saja, anda akan melintasi jembatan syirotol mustaqim yang lebarnya hanya selebar rambut dibagi tujuh, apa nggak keder tuh…). Namun dengan berbekal visi, kesungguhan, dan mental yang kuat, serta percaya akan adanya bantuan dan pertolongan dari yang maha kuasa maka puncak gunung setinggi apapun, selama itu ada di muka bumi, tetap saja sangat mungkin untuk ditaklukan. Hal lain, yang harus anda sadari dari adanya pernyataan "difficult, yes. Impossible, no’ bahwa jangan sekali-kali meremehkan imajinasi dan mimpi. Karena bisa saja tarikan awal yang akan memprovokasi seseorang untuk menggerakan langkahnya yang pertama kali, adalah imajinasi dan mimpinya itu. Kalau punya mimpi, tidak perlu Reg spasi Primbon dan kirim ke 8997, karena anda lahir pada slasa kliwon. Tapi segeralah rumuskan langkah-langkah rasional untuk mewujudkannya. Kalau langkah pertama sudah dibuat, pekerjaan selanjutnya adalah tinggal merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah berikutnya. Jika langkah pertama sudah dibuat, minimal anda sudah melakukan warming up, yang dapat dijadikan sebagai modal untuk gerakan dan langkah berikutnya yang lebih luwes dan efektif. Mimpi dan imajinasi, semuluk apapun masih mungkin untuk diwujudkan. "Why Not?’ itu adalah kalimat motivator yang diajarkan oleh Edward de Bono, jika anda menghadapi orang yang menyangsikan keinginan anda untuk menggapai mimpi dan imajinasi anda. Memang akan difficult, tapi tidak impossible! Camkan baik-baik……..hahahaha Lalu apa yang perlu dijadikan bekal, agar dalam menghadapi berbagai kesulitan, anda berada dalam kondisi "tegar beriman’ (tapi ini bukan kepanjangan dari "tetap segar berkat istri teman’). Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian:
1.
Pertahankan
motivasi. Motivasi adalah keinginan dan kebutuhan yang ada dalam diri untuk
melakukan sesuatu dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut. Agar motivasi anda
bertahan, anda harus mengelola smangat anda. Jangan pernah merasa bahwa beban
lebih besar dari kesanggupan anda (skali2 minum obat kuat mungkin tidak
apa-apa, asal jangan obat keras! Karena mengandung semen, batu, atau besi).
2.
Pandai-pandailah
menghitung resiko. Resiko yang akan anda hadapi harus diidentifikasi dan anda
kalkulasi. Jika resiko sudah anda kalkulasi dan anda antisipasi, maka anda
tidak akan terkaget-kaget yang berlebihan menghadapi berbagai kesulitan yang
menghadang. Anda akan relatif lebih siap untuk menaklukan handicap yang anda
hadapi karena sudah memperkirakan sebelumnya, apalagi kalau perkiraannya sangat
akurat.
3.
Siapkan
plan B atau skenario alternatif. Jangan fanatik pada satu skenario, segeralah
menjalankan rencana alternatif, jika rencana yang dijalankan pertama mengalami
kegagalan yang fatal dan tidak bisa diperbaiki lagi (kayanya ini yang
diterapkan para artis, sehingga banyak yang kawin cerai …..hahaha). Seperti
dalam labirin, memang akan ada jalan yang buntu, tetapi tidak semua jalan buntu.
Percayalah bahwa jumlah jalan yang tidak buntu pada dasarnya lebih banyak dari
jalan yang buntu.
4.
Kembangkan
kemampuan mengevaluasi dan kemauan belajar. Apapun hasil yang anda peroleh,
biasakanlah untuk melakukan refleksi sejenak. Merenung dan mencari makna dari
pencapaian yang anda peroleh akan membiasakan anda untuk belajar dari
pengalaman dan masa lalu. Ini akan membuat anda semakin ahli dan memiliki
khasanah berfikir yang luas dalam memperkirakan pola-pola yang akan terjadi di
dalam perjalanan berikutnya.
5.
Selalu
berfikir kreatif. Dalam berfikir kreatif anda melakukan penciptaan jalan keluar
dari suatu masalah yang tidak sebatas mengikuti yang sudah standar atau yang
sudah terjadi. Cobalah memikirkan hal-hal baru, dengan memanfaatkan perspektif,
sudut pandang, dan paradigm berfikir yang lebih variatif.
Ok, selamat bersusah payah mewujudkan mimpi dan keinginan, semuanya serba mungkin kok!. Yang tidak mungkin adalah hanya memakan kepala sendiri (sekreatif apapun, kayanya ga mungkin deh orang bisa memakan kepalanya sendiri…
Regards,
Yudi Riswandy,
www.goesmart.com
|
Senin, 13 Mei 2013
Tips Mengejar Mimpi Meraih Kesuksesan - Stop Dreaming, Start Driving!
Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.
Label:
animasi,
belajar,
goesmart,
guru,
indismart,
jejaring sosial pendidikan,
konten,
konten pelajaran,
murid,
pembelajaran,
pendidikan,
pengajar,
peserta,
siswa,
teknologi
Jumat, 10 Mei 2013
Ketika UN Masih menjadi Penentu Kelulusan
Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.
Jika
ada pertanyaan kebijakan pendidikan apa yang paling kontroversial di Indonesia
saat ini? Tampaknya sebagian besar orang akan menunjuk pada dua kata
yaitu Ujian Nasional. Memang, sejak kelahiranya tahun
2005, di masyarakat (umum, praktisi maupun teoritisi pendidikan), kebijakan
Ujian Nasional senantiasa menjadi bahan perdebatan yang tajam. Di satu sisi,
ada sebagian pihak yang mendukung dan sebagian lagi ada yang jelas-jelas
menentang kehadiran, tentu dengan argumentasinya masing-masing.
Kelompok pendukung ujian nasional pada umumnya menganggap bahwa
ujian nasional masih diperlukan, terutama untuk kepentingan pengendalian mutu
pendidikan secara nasional dan penegakan akuntabilitas pengelola dan
penyelenggara pendidikan. Sementara, dari pihak yang menolak kehadiran Ujian
Nasional menganggap bahwa kehadiran Ujian Nasional sebagai penentu
kelulusan telah banyak madlaratnya dari pada manfaatnya, baik dilihat
dari sisi psikologis, ekonomis, yuridis dan terutama pedagogis. [lihat tulisan
ini: Kemdikbud, lakukan reposisi terhadap Ujian Nasional!]
Berdasarkan hasil survey yang dilakukan PGRI pada tahun 2012
menunjukkan bahwa sebagian besar guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah
menganggap kebijakan ujian nasional (UN) tidak tepat. Sebanyak 28,57
persen, guru menganggap UN sebagai kebijakan yang tidak tepat, dan 42,86 persen
sangat tidak tepat. Kepala sekolah menganggap kebijakan UN tidak tepat
26,15 persen, dan 49.23 persen menganggap kebijakan UN sangat tidak tepat.
Adapun pengawas sekolah sebanyak 27 persen menganggap kebijakan UN tidak tepat
dan sangat tidak tepat 41,77 persen. Menurut Ketua Umum Pengurus Besar
Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Sulistiyo, bahwa munculnya pesepsi
dari ketiga unsur praktisi pendidikan tersebut disebabkan karena Ujian Nasional
tidak berhasil meningkatkan semangat belajar, menimbulkan kecurangan,
menimbulkan ketegangan murid, dan menanamkan mental koruptif pada anak. (Kompas.com, 16-04-2013).
Untuk meredusir polemik dan masalah yang berkaitan dengan
penyelenggaraan Ujian Nasional ini, sejak tahun 2011 pemerintah
telah berkompromi dengan menetapkan “sharing” kontribusi
penentuan kelulusan siswa menggunakan formulasi : 40% nilai sekolah dan 60%
nilai ujian nasional. Tetapi ketentuan ini tampaknya belum menjadi obat
mujarab, malah beresiko memunculkan masalah baru dalam bentuk praktik
penggelembungan (bubble) nilai siswa, yang tidak menggambarkan kemampuan
sebenarnya.
Dalam pandangan saya, ketika sekolah memaksakan dan
dipaksakan (oleh para pemaksa) untuk fokus pada ujian nasional dan
menjadikan ujian nasional sebagai tujuan, maka secara langsung atau tidak
langsung di sana akan terjadi pengikisan keutuhan makna pendidikan. Proses
pendidikan tidak lagi dipandang sebagai proses pemanusiaan manusia, tetapi
sudah tergelincir dan terjebak pada proses dehumanisasi dan domistikasi guna
mencapai target keberhasilan kognitif semata atau mungkin target di luar
kepentingan pendidikan itu sendiri. Lebih parah lagi, ketika ujian nasional
masih selalu diwarnai dengan berbagai kecurangan yang sistemik dan disengaja
[lihat tulisan ini, Oh, UN itu Begini?],
maka anak-anak kita sesungguhnya telah kehilangan dua hal penting dalam
hidupnya, yaitu intelektual sekaligus moralnya.
Tahun 2013 ini puteri bungsu saya tercatat sebagai peserta Ujian
Nasional SMA. Saya berusaha meyakinkan anak saya untuk tidak tergoda menyontek.
Saya katakan kepada dia, bahwa saya adalah orang yang lebih percaya
pada proses ketimbang hasil. Kewajiban dia adalah berusaha belajar
dengan sebaik mungkin dan mengisi soal-soal ujian nasional sesuai dengan
kemampuan yang dimilikinya. Persoalan hasil (lulus atau tidak lulus), itu
adalah urusan Tuhan, bukan menjadi kewajiban dia. Saya tegaskan pula, sebagai
orang tua, saya tetap bangga, kalau nanti hasil ujiannya tidak sesuai dengan
harapan, yang penting sudah berusaha sebaik-baiknya dan sejujur-jujurnya.
Begitulah refleksi
saya terkait dengan hiruk pikuknya pelaksanaan Ujian Nasional 2013. Bagaimana
menurut Anda?
Meski kita belum mampu menyediakan pendidikan
yang terbaik untuk anak-anak kita tetapi paling tidak berikanlah mereka
pendidikan yang tepat dan benar.
Regards, Yudi Riswandy, www.goesmart.com
Label:
animasi,
belajar,
goesmart,
guru,
indismart,
jejaring sosial pendidikan,
konten,
konten pelajaran,
murid,
pembelajaran,
pendidikan,
pengajar,
peserta,
siswa,
teknologi
Selasa, 07 Mei 2013
Guruku, Pahlawanku
Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.
Kurang
lebih satu tahun yang lalu terjadi suatu fenomena yang sangat mengejutkan,
adalah adanya sejumlah guru yang melakukan aksi baik di Ibu Kota maupuan di
daerah-daerah lainnya, baik itu dalam rangka menuntut peningkatan kesejahteraan
guru ataupun lain sebagainya. Komentarpun bermunculan dalam berbagai corak yang
bersifat mendukung, menyesalkan, sinis, atau acuh, atau menilai dengan
bermacam-macam tudingan. Memang disadari bahwa kurang tepat kalau guru
melakukan aksi berupa demo, sebab hal itu tidak sesuai dengan tuntutan jatidiri
guru sebagai sumber nilai-nilai normatif. Akan tetapi dari sisi lain dapat
dikatakan bahwa perbuatan itu sebagai sesuatu yang wajar terjadi.
Sesungguhnya yang nampak itu hanyalah sebagaian kecil saja dari permmasalahan besar yang ada di sekitar guru itu, seperti gunung es yang sebagaian besar berada di bawah laut. Kalau mau melihat dalam cakrawala yang cukup luas disertai daya nalar yang jernih dan empatik serta sikap yang arif, maka apa yang terjadi dalam bentuk demo merupakan suatu bentuk dinamika prilaku para guru sebagi manusia biasa. Tuntutan kenaikan kesejahteraan hidup merupak puncak gunung es yang nampak di permukaan laut, akan tetapi permasalah besarnya adalah kondisi kekecewaan yan telah terpendam dalam kurun waktu yang cukup lama seusia negara dan bangsa ini.
Berangkat dari penjelasan di atas, maka permasalahan atau tantangan yang terkait dengan kondisi guru dan memerlukan perhatian dalam upaya menanganinya antara lain sebagai berikut.
1.Kuantitas, kualitas, dan distribusi
Dari aspek kuantitas, jumlah guru yang ada masih dirasakan belum cukup untuk menghadapi pertambahan sisiwa serta tuntutan pembangunan sekarang. Dari aspek kulaitas, sebagian besar guru-guru dewasa ini masih belum memiliki pendidikan minimal serta kompempetensi yang dituntut. Dari aspekpenyebarannya, masih terdapat ketidakseimbangan penyebaran guru antar sekolah dan antar daerah. Dari aspek kesesuaiannya, di SLTA dan SM, masih terdapat ketidaksepadanan guru berdasarkan mata pelajarannya.
2.Kesejahteraan
Dari keadilan kesejahteraan guru, masih ada beberapa kesenjangan yang dirasakan sebagai perilakukan diskriminatif para guru seperti antara guru dengan PNS lain. Dari aspek imbalan jasa, baik yang bersifat materi maupun non-materi, harus diakui masih jauh dari “memberikan kepuasan” dan “keadilan”. Pendapatan yang diperoleh guru dibandingkan dengan tugas dan tanggung jawabnya masih sangat jauh. Hubungan atar pribadi, yang sampai saat ini masih dirasakan belum memberikan perwujudan yang memuaskan. Kondisi kerja para guru, baik yang bersifat fisik maupun non fisik masih belum memberikan derajat kepuasan, meskipun relatif lebih baik dibandingkan dengan masa lalu. Namun tempat mengajar yang belum memenuhi dapat mempengaruhi kondisi kerja guru yang pada gilirannya akan berpengaruh pada semangat dan kepuasan kerja. Kasusnya adalah kelas bocor, lantai pecah, ruang kelas roboh, kekurangan alat bantu, halaman sempit dan kotor, dsb. Selanjutnya adalah kesempatan meningkatkan dan mengembangkan karir yang masih sulit diakses oleh guru. Dan yang terakhir adalah sistem pengolongan dan jenjang karir guru, yang ada sekarang belum memberikan rangsangan motivasi kerja.
3.Manajemen Guru
Dari sudut pandang manjemen SDM guru, guru masih berada dalam pengelolaan yang berisifat biokratis-administratif yang kurang berlandaskan paradigma pendidikan (antara lain manajemen pemerintahan, kekuasaan, politik, dsb.). dari aspek unsur dan prosesnya, masih ada kekurangterpaduan atara sisitem pendidikan, rekrutmen, pengangkatan, penempatan, supervisi, dan pembinanan guru.
4.Penghargaan Terhadap Guru
Sperti dikemukakan di atas, hingga saat ini guru belum mendapatkan penghargaan yang memadai. Selama ini pemerintah telah berusaha untuk memberikan penghargaan kepada guru dalam bentuk pemilihan guru teladan, lomba kreatifitas guru, guru berprestasi, dsb. Meskipun belum meberikan motivsi kepada para guru. Sebutan “pahlawan tampa tanda jasa” lebih banyak dipersepsi sebagai pelecehan ketimbang penghargaan.
5.Pendidikan Guru
Sistem pendidikan guru baik pra-jabatan maupun dalam jabatan masih belum memberikan jaminan dihasilkannya guru yang bermutu dan berkewenangan disamping belum terkait dengan sisitem lainnya. Pendidikan guru terlalu menekankan pada sisi akademik dan kurang memperhatikan pebgembangan keperibadian disamping kurangnya keterkaitan dengan tuntutan perkembangan lingkungan.
Melihat begitu banyaknya masalah dan tantangan yang harus dihadapi guru baik di masa sekarang maupun masa yang akan datang, maka guru harus memiliki kompetensi-kompetensi yang akan membantunya menghadapi permasalahan tersebut. Sehingga pada akhirnya tujuan pendidikan yang telah dicanangkan akan bisa tercapai. Adapau kompetensi tersebut adalah:
1.Kompetensi Pedagogik. Yang meliputi: a) pemahaman wawasan atau landasan kependidikan; b) pemahaman terhadap peserta didik; c) pengembangan kurikulum/silabus; d) perancangan pembelajaran; e) pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis; f) evaluasi hasil belajar; g) pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.
2.Kompetensi Personal. Yaitu merupakan kemampuan keperibadian yang; a) mantap; b) stabil; c) dewasa; d) arif dan bijaksana; e) berwibawa f) berahlak mulia;g) menjadi teladan bagi peserta didik; h) mengevaluasi kinerja sendiri; dan i) mengembangkan diri secara berkelanjutan.
3.Kompetensi Sosial. Yaitu merupakan kemampuan pendidik sebagai bagian dari masyarakat untuk: a) berkomunikasi lisan dan tulisan; b) menggunakan teknologi komunikasi dan informasi secara fungsional; c) bergaul secara efekti dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua / wali peserta didki; dan d) bergaul secara sentun dengan masyarakat sekitar.
4.Kompetensi Profesional. Merupakan kemampuan penguasaan materi pembelajaran secar luas dan mendalam meliputi: a) konsep, struktur, dan metode kelilmuan/teknologi/seni yang koheren dengan materi ajar; b) materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah: c) hubungan konsep antara mata pelajaran terkait; d) penerapan konsep kelimuan dalam kehidupan sehari-hari: kompetensi profesional dalam konteks global dengan tetap melestarikan nilai dan budaya nasional.
Sejalan dengan kehidupan global, peran dan tanggung jawab guru pada masa yang mendatang akan semakin kompeks, sehingga menuntut guru untuk senantiasa melakukan berbagai penigkatan dan penyesuaian penguasaan kompetensinya. Sehingga guru harus lebih dinamis dan kreatif dalam mengembangkan proses pembelajran siswa. Jika guru tidak memahami mekanisme dan pola penyebaran informasi yang semakin capat, ia akan terpuruk secara profesional. Untuk menghadapi tantangan profesional tersebut, guru perlu berfikir secara antisipatif dan proaktif. Artinya, guru harus melakukan pembaharuan ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya secara terus menerus.
Di samping itu, guru masa depan harus paham akan penelitian guna mendukung efektifitas pembelajaran yang dilaksanaknnya, sehingga dengan dukungan hasil penelitian guru tidak terjebak pada praktek pembelajran yang menurut asumsi mereka efektif, namun kenyataannya justru mematikan kreatifitas para siswanya. Begitu juga dengan hasil penelitian yang mutaakhir, memungkinkan guru untuk mengembangkaan pembelajran yang bervariasi dari tahun ketahun, disesuaikan dengan kontek ilmu pengetahun dan teknologi yang sedang berlangsung.
Akhirnya, setelah setahun peristiwa tersebut berlalu. Apakah sudah ada sebuah perbaikan yang cukup signifikan? Maju terus para guru Indonesia!!!!!
Sesungguhnya yang nampak itu hanyalah sebagaian kecil saja dari permmasalahan besar yang ada di sekitar guru itu, seperti gunung es yang sebagaian besar berada di bawah laut. Kalau mau melihat dalam cakrawala yang cukup luas disertai daya nalar yang jernih dan empatik serta sikap yang arif, maka apa yang terjadi dalam bentuk demo merupakan suatu bentuk dinamika prilaku para guru sebagi manusia biasa. Tuntutan kenaikan kesejahteraan hidup merupak puncak gunung es yang nampak di permukaan laut, akan tetapi permasalah besarnya adalah kondisi kekecewaan yan telah terpendam dalam kurun waktu yang cukup lama seusia negara dan bangsa ini.
Berangkat dari penjelasan di atas, maka permasalahan atau tantangan yang terkait dengan kondisi guru dan memerlukan perhatian dalam upaya menanganinya antara lain sebagai berikut.
1.Kuantitas, kualitas, dan distribusi
Dari aspek kuantitas, jumlah guru yang ada masih dirasakan belum cukup untuk menghadapi pertambahan sisiwa serta tuntutan pembangunan sekarang. Dari aspek kulaitas, sebagian besar guru-guru dewasa ini masih belum memiliki pendidikan minimal serta kompempetensi yang dituntut. Dari aspekpenyebarannya, masih terdapat ketidakseimbangan penyebaran guru antar sekolah dan antar daerah. Dari aspek kesesuaiannya, di SLTA dan SM, masih terdapat ketidaksepadanan guru berdasarkan mata pelajarannya.
2.Kesejahteraan
Dari keadilan kesejahteraan guru, masih ada beberapa kesenjangan yang dirasakan sebagai perilakukan diskriminatif para guru seperti antara guru dengan PNS lain. Dari aspek imbalan jasa, baik yang bersifat materi maupun non-materi, harus diakui masih jauh dari “memberikan kepuasan” dan “keadilan”. Pendapatan yang diperoleh guru dibandingkan dengan tugas dan tanggung jawabnya masih sangat jauh. Hubungan atar pribadi, yang sampai saat ini masih dirasakan belum memberikan perwujudan yang memuaskan. Kondisi kerja para guru, baik yang bersifat fisik maupun non fisik masih belum memberikan derajat kepuasan, meskipun relatif lebih baik dibandingkan dengan masa lalu. Namun tempat mengajar yang belum memenuhi dapat mempengaruhi kondisi kerja guru yang pada gilirannya akan berpengaruh pada semangat dan kepuasan kerja. Kasusnya adalah kelas bocor, lantai pecah, ruang kelas roboh, kekurangan alat bantu, halaman sempit dan kotor, dsb. Selanjutnya adalah kesempatan meningkatkan dan mengembangkan karir yang masih sulit diakses oleh guru. Dan yang terakhir adalah sistem pengolongan dan jenjang karir guru, yang ada sekarang belum memberikan rangsangan motivasi kerja.
3.Manajemen Guru
Dari sudut pandang manjemen SDM guru, guru masih berada dalam pengelolaan yang berisifat biokratis-administratif yang kurang berlandaskan paradigma pendidikan (antara lain manajemen pemerintahan, kekuasaan, politik, dsb.). dari aspek unsur dan prosesnya, masih ada kekurangterpaduan atara sisitem pendidikan, rekrutmen, pengangkatan, penempatan, supervisi, dan pembinanan guru.
4.Penghargaan Terhadap Guru
Sperti dikemukakan di atas, hingga saat ini guru belum mendapatkan penghargaan yang memadai. Selama ini pemerintah telah berusaha untuk memberikan penghargaan kepada guru dalam bentuk pemilihan guru teladan, lomba kreatifitas guru, guru berprestasi, dsb. Meskipun belum meberikan motivsi kepada para guru. Sebutan “pahlawan tampa tanda jasa” lebih banyak dipersepsi sebagai pelecehan ketimbang penghargaan.
5.Pendidikan Guru
Sistem pendidikan guru baik pra-jabatan maupun dalam jabatan masih belum memberikan jaminan dihasilkannya guru yang bermutu dan berkewenangan disamping belum terkait dengan sisitem lainnya. Pendidikan guru terlalu menekankan pada sisi akademik dan kurang memperhatikan pebgembangan keperibadian disamping kurangnya keterkaitan dengan tuntutan perkembangan lingkungan.
Melihat begitu banyaknya masalah dan tantangan yang harus dihadapi guru baik di masa sekarang maupun masa yang akan datang, maka guru harus memiliki kompetensi-kompetensi yang akan membantunya menghadapi permasalahan tersebut. Sehingga pada akhirnya tujuan pendidikan yang telah dicanangkan akan bisa tercapai. Adapau kompetensi tersebut adalah:
1.Kompetensi Pedagogik. Yang meliputi: a) pemahaman wawasan atau landasan kependidikan; b) pemahaman terhadap peserta didik; c) pengembangan kurikulum/silabus; d) perancangan pembelajaran; e) pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis; f) evaluasi hasil belajar; g) pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.
2.Kompetensi Personal. Yaitu merupakan kemampuan keperibadian yang; a) mantap; b) stabil; c) dewasa; d) arif dan bijaksana; e) berwibawa f) berahlak mulia;g) menjadi teladan bagi peserta didik; h) mengevaluasi kinerja sendiri; dan i) mengembangkan diri secara berkelanjutan.
3.Kompetensi Sosial. Yaitu merupakan kemampuan pendidik sebagai bagian dari masyarakat untuk: a) berkomunikasi lisan dan tulisan; b) menggunakan teknologi komunikasi dan informasi secara fungsional; c) bergaul secara efekti dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua / wali peserta didki; dan d) bergaul secara sentun dengan masyarakat sekitar.
4.Kompetensi Profesional. Merupakan kemampuan penguasaan materi pembelajaran secar luas dan mendalam meliputi: a) konsep, struktur, dan metode kelilmuan/teknologi/seni yang koheren dengan materi ajar; b) materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah: c) hubungan konsep antara mata pelajaran terkait; d) penerapan konsep kelimuan dalam kehidupan sehari-hari: kompetensi profesional dalam konteks global dengan tetap melestarikan nilai dan budaya nasional.
Sejalan dengan kehidupan global, peran dan tanggung jawab guru pada masa yang mendatang akan semakin kompeks, sehingga menuntut guru untuk senantiasa melakukan berbagai penigkatan dan penyesuaian penguasaan kompetensinya. Sehingga guru harus lebih dinamis dan kreatif dalam mengembangkan proses pembelajran siswa. Jika guru tidak memahami mekanisme dan pola penyebaran informasi yang semakin capat, ia akan terpuruk secara profesional. Untuk menghadapi tantangan profesional tersebut, guru perlu berfikir secara antisipatif dan proaktif. Artinya, guru harus melakukan pembaharuan ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya secara terus menerus.
Di samping itu, guru masa depan harus paham akan penelitian guna mendukung efektifitas pembelajaran yang dilaksanaknnya, sehingga dengan dukungan hasil penelitian guru tidak terjebak pada praktek pembelajran yang menurut asumsi mereka efektif, namun kenyataannya justru mematikan kreatifitas para siswanya. Begitu juga dengan hasil penelitian yang mutaakhir, memungkinkan guru untuk mengembangkaan pembelajran yang bervariasi dari tahun ketahun, disesuaikan dengan kontek ilmu pengetahun dan teknologi yang sedang berlangsung.
Akhirnya, setelah setahun peristiwa tersebut berlalu. Apakah sudah ada sebuah perbaikan yang cukup signifikan? Maju terus para guru Indonesia!!!!!
Regards,
Yudi Riswandy
www.goesmart.com
Label:
animasi,
belajar,
goesmart,
guru,
indismart,
jejaring sosial pendidikan,
konten,
konten pelajaran,
murid,
pembelajaran,
pendidikan,
pengajar,
peserta,
siswa,
teknologi
Senin, 06 Mei 2013
Berawal dari Artikel di blog hingga Terbit Menjadi Sebuah Buku
Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.
Saat
pertama kali membuat blog tidak pernah sedikitpun membuat buku. Ketika itu yang
terpikir hanyalah latihan menulis karena kalau pakai tangan malas. Ketika
pertama menggunakan blogger sering mengalami kesulitan karena mungkin kurang
friendly. Tetapi ketika ada wordpress langsung beralih.
Tiap hari membaca blog tutorial baik dari luar negri maupun dalam negeri. Untuk tutorial blog diantaranya Fatih Syuhud dan Rivermaya sedangkan dari luar Problogger dan Daily blog Tips.
Dari 4 blog inilah terus membuat artikel. Dan saat itu mendekati haji sehingga yang terpikir saat itu untuk berbagi wawasan tentang perjalanan haji yang telah dilakukan. Dan saat itu berpikir semoga bermanfaat bagi calon jemaah haji.
Saat melihat di statistik ternyata banyak yang mengakses dan sekitar september beralih ke hosting dan beli domain name sendiri. Dengan bertitel Dunia Fana saat di wordpress, cek ke whois.net ternyata masih available langsung beli.
Setelah hosting sendiri terpikir untuk membuat buku namun berbentuk pdf dan gratis dibagikan. Suatu saat berkenalan dengan penulis anak dan dia berbagi waasan serta memperkenalkan ke dunia buku. Dia menyarankan agar membuat buku dari pada pdf mengingat kalau berbentuk buku akan lebih banyak yang membaca dan bagi saya akan lebih bermanfaat karena bisa membuat buku lain.
Ternyata menulis pengalaman haji versi blog dan versi buku jauh beda. Banyak aturan yang harus diperhatikan seperti EYD dsb. Kalau blog kan gak peduli. Lagipula kalau di blog begitu ingat padahal yang diingat tersebut awal kejadian bisa langsung diceritakan di tengah atau di akhir.
Awalnya pusing memikirkan bagaimana caranya. Solusinya ya beli buku cara menulis. Saat menulis bukuku, melihat ada peluang menulis bersama Kang Shodiq (M.Shodiq Mustika) dan coba coba melamar. Eh keterima. tapi kebersamaan ini gak langgeng karena ternyata kesibukanku gak bisa terus akhirnya kuputuskan berhenti. Dan Kang shodiqpun memahami karena menulis memang membutuhkan energi, waktu dsb. Bukan menulis saja yang terlantar bahkan blog inipun terlantar.
Namun kucoba untuk terus menulis buku setelah banyak teman-teman yang mendukung dan memberikan semangat. Alhamdulillah selesai.
Sayapun minta endorsement ke Kang Shodiq. Alhamdulillah Kang Shodiq bersedia.
Selesai endorsement mulailah cari penerbit yang menerima pakai email. Ada penerbit yang menolak naskah namun mereka juga memberi alasannya.
Mengapa mencari yang bisa kirim pakai email karena sekarang dunia digial. Dan penuliskan biasanya tidak terlalu besar dapat royaltinya ya mending juga kirim pakai email selama pnenerbit memang mau menerimanya.
Alhamdulillah ada jawaban dari OASE Mata Air Makna dan mereka bersedia menerbitkan.
Setelah tanda tangan perjanjian ( dikirim lewat pos). Jadilah buku ini sekarang yang dapat Anda temui di toko buku.
Written by : Aries Purwantoro
Tiap hari membaca blog tutorial baik dari luar negri maupun dalam negeri. Untuk tutorial blog diantaranya Fatih Syuhud dan Rivermaya sedangkan dari luar Problogger dan Daily blog Tips.
Dari 4 blog inilah terus membuat artikel. Dan saat itu mendekati haji sehingga yang terpikir saat itu untuk berbagi wawasan tentang perjalanan haji yang telah dilakukan. Dan saat itu berpikir semoga bermanfaat bagi calon jemaah haji.
Saat melihat di statistik ternyata banyak yang mengakses dan sekitar september beralih ke hosting dan beli domain name sendiri. Dengan bertitel Dunia Fana saat di wordpress, cek ke whois.net ternyata masih available langsung beli.
Setelah hosting sendiri terpikir untuk membuat buku namun berbentuk pdf dan gratis dibagikan. Suatu saat berkenalan dengan penulis anak dan dia berbagi waasan serta memperkenalkan ke dunia buku. Dia menyarankan agar membuat buku dari pada pdf mengingat kalau berbentuk buku akan lebih banyak yang membaca dan bagi saya akan lebih bermanfaat karena bisa membuat buku lain.
Ternyata menulis pengalaman haji versi blog dan versi buku jauh beda. Banyak aturan yang harus diperhatikan seperti EYD dsb. Kalau blog kan gak peduli. Lagipula kalau di blog begitu ingat padahal yang diingat tersebut awal kejadian bisa langsung diceritakan di tengah atau di akhir.
Awalnya pusing memikirkan bagaimana caranya. Solusinya ya beli buku cara menulis. Saat menulis bukuku, melihat ada peluang menulis bersama Kang Shodiq (M.Shodiq Mustika) dan coba coba melamar. Eh keterima. tapi kebersamaan ini gak langgeng karena ternyata kesibukanku gak bisa terus akhirnya kuputuskan berhenti. Dan Kang shodiqpun memahami karena menulis memang membutuhkan energi, waktu dsb. Bukan menulis saja yang terlantar bahkan blog inipun terlantar.
Namun kucoba untuk terus menulis buku setelah banyak teman-teman yang mendukung dan memberikan semangat. Alhamdulillah selesai.
Sayapun minta endorsement ke Kang Shodiq. Alhamdulillah Kang Shodiq bersedia.
Selesai endorsement mulailah cari penerbit yang menerima pakai email. Ada penerbit yang menolak naskah namun mereka juga memberi alasannya.
Mengapa mencari yang bisa kirim pakai email karena sekarang dunia digial. Dan penuliskan biasanya tidak terlalu besar dapat royaltinya ya mending juga kirim pakai email selama pnenerbit memang mau menerimanya.
Alhamdulillah ada jawaban dari OASE Mata Air Makna dan mereka bersedia menerbitkan.
Setelah tanda tangan perjanjian ( dikirim lewat pos). Jadilah buku ini sekarang yang dapat Anda temui di toko buku.
Written by : Aries Purwantoro
Regards, Yudi Riswandy, www.goesmart.com
Label:
animasi,
belajar,
goesmart,
guru,
indismart,
jejaring sosial pendidikan,
konten,
konten pelajaran,
murid,
pembelajaran,
pendidikan,
pengajar,
peserta,
siswa,
teknologi
Jumat, 03 Mei 2013
Pendidikan bukanlah mengisi gelas kosong…
Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.
Regards,
Yudi Riswandy,
www.goesmart.com
Pendidikan yang membebaskan bukanlah memberikan banyak pelajaran
kepada anak didik hingga ia menguasai banyak ilmu pengetahuan. Sama sekali
bukan. Ibarat mengisi gelas kosong maka pendidikan bertugas mengisi air ilmu
pengetahuan sehingga gelas itu penuh. Bila sudah penuh maka berhasillah
pendidikan itu. Sungguh, pendidikan yang demikian bukanlah model pendidikan
yang membebaskan.
Bila demikian yang terjadi, murid akan selalu menjadi objek
sedangkan guru yang menjadi subjek. Murid tidak pernah ditanya apa yang
dibutuhkan dan disenanginya, namun pendidikan terus memberikan apa saja yang
dinilainya penting dibutuhkan oleh anak didik. Murid mau atau tidak mau, suka
atau tidak suka, harus menerima dan menjalani proses pendidikan yang diberikan
oleh sang pendidik atau lembaga pendidikan yang diikutinya.
Pendidikan yang membebaskan adalah pendidikan yang diberikan
kepada anak didik sesuai dengan perkembangan dan potensi yang dimiliki oleh
anak didik agar tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang merdeka. Sungguh, hanya
manusia merdeka yang bisa merasakan kebahagiaan dalam hidup. Inilah hal yang
mendasar dalam pendidikan yang membebaskan. Bahasa ekstremnya, hasil dari
pendidikan yang membebaskan lebih baik menjadi pekerja sederhana yang bahagia
daripada sarjana yang selalu saja gelisah dalam hidupnya.
Dengan demikian, memerhatikan potensi yang dimiliki oleh anak
didik adalah hal yang tidak boleh ditinggalkan dalam pendidikan yang
membebaskan. Di sinilah sesungguhnya dibutuhkan seorang pendidik yang jeli dan
bisa membaca kebutuhan sekaligus potensi yang dimiliki oleh setiap anak
didiknya. Dengan demikian, seorang pendidik bisa memberikan apa yang dibutuhkan
oleh anak didik sesuai dengan apa yang dibutuhkannya. Sungguh, anak didik
bukanlah robot-robot yang siap dijadikan apa saja setelah melalui proses
pendidikan.
Pemahaman seperti tersebut di atas, sesungguhnya tidak hanya
penting bagi para pendidik dan orang-orang yang berkecimpung di dunia
pendidikan. Akan tetapi, penting juga bagi setiap orangtua. Ada seorang anak
yang sangat mencintai ilmu biologi ketika duduk di bangku SMA. Sang anak ingin
melanjutkan kuliah pada jurusan dan fakultas yang sesuai dengan ilmu biologi.
Namun, ayahnya yang seorang sarjana teknik bersikeras agar anaknya melanjutkan
kuliah di fakultas teknik. Maka, sang anak yang tidak ingin dituduh sebagai
anak yang durhaka kepada orangtua akhirnya hanya bisa menuruti keinginan sang
ayah.
Pada saat kuliah, sang anak yang sesungguhnya tidak menyukai
fakultas teknik, tidak bisa belajar dengan baik. Hal ini terjadi karena sang
anak tidak mempunyai kecintaan dan semangat untuk belajar ilmu teknik. Bila
sudah begini, siapakah sesungguhnya yang menjadi korban? Sekian tahun sang anak
memaksakan diri mempelajari ilmu pengetahuan yang sesungguhnya ia sama sekali tidak
menyukainya.
Setelah berjuang sekuat tenaga menyelesaikan kuliahnya di
fakultas teknik, sang anak pun akhirnya lulus dengan nilai yang tidak begitu
memuaskan. Sudah selesaikah penderitaan sang anak? Ternyata belum. Setelah
lulus dari fakultas teknik, sang anak dipaksa oleh orangtuanya untuk bekerja di
sebuah instansi di mana ayahnya bekerja di sana sebagai sarjana teknik.
Lagi-lagi, sang anak yang sebelumnya sudah menyatakan ketidaksetujuannya dengan
sang ayah hanya bisa menangis dan akhirnya menuruti kehendak sang ayah yang
keras kepala. Jadilah sang anak bekerja di sebuah instansi yang sesungguhnya
tidak sesuai dengan pilihan dan cita-citanya.
Pembaca yang budiman, kisah dari sang anak yang dipaksa ayahnya
untuk kuliah dan bahkan untuk bekerja sesuai dengan kehendak orangtuanya di
atas sama sekali bukan sekadar ilustrasi dari tulisan ini yang diangkat dari
kisah rekaan. Sungguh, penulis mendapatkan cerita langsung dari sang anak
tersebut yang kini telah bekerja di sebuah instansi, yang sekali lagi, di luar
keinginannnya. Inilah yang penulis maksudkan jangan sampai terjadi dalam dunia
pendidikan kita.
Orangtua memang mendapatkan amanat dari Tuhan untuk mendidik
anaknya agar menjadi orang yang baik dan bertakwa kepada-Nya. Namun, bukan
berarti bisa bertindak semena-mena sesuai dengan kehendaknya sendiri tanpa
mendengar apa yang menjadi keinginan sang anak. Demikian pula dengan dunia
pendidikan, yang dalam hal ini adalah pendidikan secara formal di sekolah.
Lembaga pendidikan yang dipercaya oleh masyarakat ini hendaknya juga bisa
menemukan apa yang menjadi keinginan dan cita-cita dari peserta didiknya
sehingga dapat mengembangkan pendidikan yang diselenggarakannya dengan penuh
semangat dan kegembiraan bersama anak didik.
Jika pendidikan masih memberlakukan anak didik sebagai gelas
kosong, yang akan diisi apa saja sesuai dengan kehendak orang-orang yang
bertindak dan mempunyai kebijakan di dunia pendidikan, maka akan hanya
menghasilkan manusia-manusia yang jauh dari merdeka. Mereka hanyalah manusia
yang dicetak untuk menjadi pelaku industri di dunia kapitalisme atau beragam
kepentingan kekuasaan yang ada.
Dalam pendidikan yang tidak membebaskan, murid tidak pernah
dipandang sebagai pribadi yang mempunyai pilihan dan berkemampuan untuk
berkreasi. Murid dipandang seakan sebuah benda yang siap menerima dengan pasif
sederet dalil pengetahuan dari seorang guru. Bila sudah begini, maka
pengertian, pemahaman, dan kesadaran akan ilmu pengetahuan yang diberikan
seorang guru kepada muridnya sudah bukan hal yang penting lagi. Ciri dari
pendidikan yang semacam ini biasanya lebih mengajarkan menghafal kepada
murid-muridnya daripada memahami, pilihan tertutup daripada esai, atau menyalin
dan mencatat daripada membahasakannya kembali dengan cara atau apalagi
pemahaman baru.
Sudah tentu kita tidak menginginkan model pendidikan sebagaimana
tersebut. Kita menginginkan pendidikan yang membebaskan sehingga anak didik
dapat menjadi manusia yang lebih tercerahkan. Dalam pendidikan yang membebaskan
sangat menghargai proses daripada hasil pendidikan. Proses yang terjadi dalam
pendidikan yang dilakukan dengan penuh kesadaran dalam rangka untuk memperoleh
pemahaman akan ilmu pengetahuan itu jauh lebih penting daripada hafalan-hafalan
akan teori ilmu pengetahuan.
Bila merujuk pada pemikiran Freire, pendidikan yang membebaskan
adalah pendidikan yang menumbuhkan kesadaran kritis yang mendorong kemampuan
anak didik untuk memiliki kedalaman menafsirkan persoalan nyata dalam
kehidupannya. Bila sudah demikian, menurut Freire, pendidikan yang membebaskan
juga membangun kepercayaan diri anak didik untuk menyikapi keadaan yang
terjadi. Oleh karena itu, proses dalam pendidikan dinilai lebih penting
daripada hasil itu sendiri.
Dengan demikian, pendidikan tak sama dengan mengisi gelas kosong
anak didik dengan ilmu pengetahuan bermakna pendidikan yang menghargai betapa
pentingnya anak didik berproses. Proses dalam belajar dimaknai sebagai dinamika
pergerakan dari sebuah tingkat kesadaran tertentu menuju tingkat kesadaran yang
lebih tinggi. Hal ini penting bagi anak didik yang menjalani proses belajar
agar lebih mudah memahami apa yang sedang dipelajarinya, mempraktikkannya, dan
mempunyai sikap ketika menghadapi permasalahan.
Label:
animasi,
belajar,
goesmart,
guru,
indismart,
jejaring sosial pendidikan,
konten,
konten pelajaran,
murid,
pembelajaran,
pendidikan,
pengajar,
peserta,
siswa,
teknologi
Kamis, 02 Mei 2013
Inilah yang Terjadi Jika Nyamuk Punah dari Muka Bumi
Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.
Nyamuk, mahluk yang satu
ini mungkin adalah salah satu mahluk bumi paling dibenci manusia, disebut juga
mengganggu dan juga menyebarkan wabah penyakit. namun dari banyaknya pengaruh
positif dari nyamuk ini ternyata hal yang besar bisa terjadi jika nyamuk
dimusnahkah dari muka bumi.
Dari lebih dari 3.500 spesies nyamuk di muka bumi ini, sebenarnya hanya ada ratusan spesies yang menyerang manusia. Namun, tak dapat dipungkiri, nyamuk menjadi salah satu musuh utama, karena menularkan berbagai penyakit mematikan.
Berbagai upaya pernah dilakukan oleh manusia untuk melenyapkan nyamuk, terutama jenis tertentu yang menularkan penyakit. Sebagian besar memang masih sebatas riset di laboratorium, namun prospeknya cukup menjanjikan.
Salah satunya pernah dilakukan oleh tim dari University of Oxford. Rekayasa genetika yang dilakukan tim tersebut berhasil menciptakan nyamuk jantan yang jika mengawini nyamuk betina, maka akan menghasilkan nyamuk tak bersayap.
Meski bisa menggigit, nyamuk mutan tersebut tidak bisa terbang, karena tidak memiliki sayap. Karena nyamuk betina harus terbang untuk bisa minum darah, lama-kelamaan nyamuk tidak bisa berkembang biak, lalu punah.
Dengan teknologi yang sama, tim dari University of Arizona juga pernah menghasilkan nyamuk anophales yang kebal virus malaria. Meski tidak bertujuan untuk memusnahkan nyamuk, cara ini juga bertujuan untuk melenyapkan penyakit malaria.
Seandainya nyamuk-nyamuk mutant itu bisa diproduksi secara masal lalu dilepas ke alam dan menyebabkan kepunahan, dampak seperti apa yang akan terjadi?
Dikutip dari Nature ,dampak paling besar dari punahnya nyamuk akan terjadi di habitat tundra (padang es), kutub utara. Di tempat yang merupakan sarang terbesar bagi spesies nyamuk Aedes Impiger dan Aedes Nigripes , migrasi burung akan berkurang hingga 50 persen, karena berkurangnya salah satu makanan kesukaan para burung.
Migrasi satwa yang lain juga akan terpengaruh, antara lain karibu atau sejenis rusa kutub. Ribuan karibu yang sebelumnya menghindari gigitan nyamuk akan menyerbu wilayah tundra, lalu diikuti para serigala yang merupakan predator utama para karibu.
Spesies ikan pemakan nyamuk, Gambusia affinis juga terancam punah, jika nyamuk sudah tidak ada. Punahnya ikan ini sedikit banyak tentunya juga akan berdampak pada rantai makanan yang terjadi di perairan air tawar.
Terlebih lagi, larva atau jentik nyamuk turut memegang peran dalam penguraian sampah organik. Saat berada di genangan air, jentik-jentik tersebut mendapatkan nutrisi untuk tumbuh dari sisa-sisa tanaman yang membusuk.
Namun, banyak kalangan menilai, dampak yang terjadi di ekosistem tersebut, sebanding dengan tingkat kematian pada manusia akibat gigitan nyamuk. Malaria misalnya, tercatat menelan 247 juta korban jiwa di seluruh dunia setiap tahunnya.
Apalagi para pakar meyakini, berbagai jenis insektivora (pemakan serangga) tidak akan terlalu kesulitan beradaptasi untuk beralih memangsa serangga lain jika sudah tidak ada nyamuk. Sedangkan untuk penguraian sampah organik, peran jentik nyamuk bukan tak tergantikan karena masih banyak jenis pengurai yang lain.
Dari lebih dari 3.500 spesies nyamuk di muka bumi ini, sebenarnya hanya ada ratusan spesies yang menyerang manusia. Namun, tak dapat dipungkiri, nyamuk menjadi salah satu musuh utama, karena menularkan berbagai penyakit mematikan.
Berbagai upaya pernah dilakukan oleh manusia untuk melenyapkan nyamuk, terutama jenis tertentu yang menularkan penyakit. Sebagian besar memang masih sebatas riset di laboratorium, namun prospeknya cukup menjanjikan.
Salah satunya pernah dilakukan oleh tim dari University of Oxford. Rekayasa genetika yang dilakukan tim tersebut berhasil menciptakan nyamuk jantan yang jika mengawini nyamuk betina, maka akan menghasilkan nyamuk tak bersayap.
Meski bisa menggigit, nyamuk mutan tersebut tidak bisa terbang, karena tidak memiliki sayap. Karena nyamuk betina harus terbang untuk bisa minum darah, lama-kelamaan nyamuk tidak bisa berkembang biak, lalu punah.
Dengan teknologi yang sama, tim dari University of Arizona juga pernah menghasilkan nyamuk anophales yang kebal virus malaria. Meski tidak bertujuan untuk memusnahkan nyamuk, cara ini juga bertujuan untuk melenyapkan penyakit malaria.
Seandainya nyamuk-nyamuk mutant itu bisa diproduksi secara masal lalu dilepas ke alam dan menyebabkan kepunahan, dampak seperti apa yang akan terjadi?
Dikutip dari Nature ,dampak paling besar dari punahnya nyamuk akan terjadi di habitat tundra (padang es), kutub utara. Di tempat yang merupakan sarang terbesar bagi spesies nyamuk Aedes Impiger dan Aedes Nigripes , migrasi burung akan berkurang hingga 50 persen, karena berkurangnya salah satu makanan kesukaan para burung.
Migrasi satwa yang lain juga akan terpengaruh, antara lain karibu atau sejenis rusa kutub. Ribuan karibu yang sebelumnya menghindari gigitan nyamuk akan menyerbu wilayah tundra, lalu diikuti para serigala yang merupakan predator utama para karibu.
Spesies ikan pemakan nyamuk, Gambusia affinis juga terancam punah, jika nyamuk sudah tidak ada. Punahnya ikan ini sedikit banyak tentunya juga akan berdampak pada rantai makanan yang terjadi di perairan air tawar.
Terlebih lagi, larva atau jentik nyamuk turut memegang peran dalam penguraian sampah organik. Saat berada di genangan air, jentik-jentik tersebut mendapatkan nutrisi untuk tumbuh dari sisa-sisa tanaman yang membusuk.
Namun, banyak kalangan menilai, dampak yang terjadi di ekosistem tersebut, sebanding dengan tingkat kematian pada manusia akibat gigitan nyamuk. Malaria misalnya, tercatat menelan 247 juta korban jiwa di seluruh dunia setiap tahunnya.
Apalagi para pakar meyakini, berbagai jenis insektivora (pemakan serangga) tidak akan terlalu kesulitan beradaptasi untuk beralih memangsa serangga lain jika sudah tidak ada nyamuk. Sedangkan untuk penguraian sampah organik, peran jentik nyamuk bukan tak tergantikan karena masih banyak jenis pengurai yang lain.
Regards,
Yudi tea
www.goesmart.com
Label:
animasi,
belajar,
goesmart,
guru,
indismart,
jejaring sosial pendidikan,
konten,
konten pelajaran,
murid,
pembelajaran,
pendidikan,
pengajar,
peserta,
siswa,
teknologi
Rabu, 01 Mei 2013
Asap Rokok Picu Anak Hiperaktif
Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.
HARAP hati-hati bagi Anda yang sering merokok di dalam rumah.
Penelitian terbaru di Inggris menyimpulkan, paparan asap rokok dapat
menyebabkan anak hiperaktif dan berkelakuan “buruk”.
Anak-anak sering kali menjadi korban dari asap rokok yang diisap ayah maupun anggota keluarganya yang lain. Sebuah studi terbaru di Inggris menunjukkan fakta bahwa seringnya seorang anak terpapar asap rokok atau biasa disebut perokok pasif (second hand smoke) dapat memicunya memiliki gangguan mental, terutama menjadi hiperaktif dan berkelakuan “buruk”.
Temuan ini, dituturkan peneliti, semakin mendesak orang tua untuk segera berhenti merokok atau paling tidak merokok di luar rumah agar asap rokok yang diisapnya tidak berdampak buruk pada orang lain, terutama anak-anak. Namun, masih belum jelas, apakah asap tembakau yang menjadi penyebab kerusakan otak anak, atau faktor lain yang memengaruhinya.
“Sudah banyak diketahui bahwa paparan asap rokok pada perokok pasif terkait dengan banyak masalah kesehatan fisik, terutama pada anak-anak.Namun,selama ini sisi kesehatan mental belum terlalu dieksplorasi,” ujar ketua peneliti Mark Hamer dari University College London, London, Inggris, seperti dilansir Reuters Health.
Menurut data Departemen Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan Amerika Serikat, yang digunakan dalam penelitian ini, terdapat 2 dari 3 anak berusia antara 3 hingga 11 tahun yang sudah terkena asap rokok di Amerika Serikat.
Sementara itu, pada anak berusia 9 sampai 17 tahun, sekitar 1 dari 5 orang di antaranya telah didiagnosis dengan beberapa jenis gangguan mental maupun kecanduan. Untuk melihat apakah data statistik tersebut benar terkait dengan masalah tersebut, Hamer dan koleganya mempelajari sebanyak 901 anak-anak yang bukan perokok berusia antara 4-8 tahun.
Para peneliti tersebut mengukur tingkat produk sampingan dari asap rokok pada air liur partisipan untuk kemudian diukur paparan asapnya. Mereka juga meminta para orangtua untuk mengisi kuesioner soal emosi dan masalah perilaku dan sosial anak.
Hasilnya, semakin banyak anak terpapar asap rokok, secara rata-rata, maka kesehatan mentalnya akan semakin buruk, terutama anak akan menjadi seorang yang hiperaktif dan berkelakuan “buruk”.
Kesimpulan akhir penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal terbaru Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine. Secara keseluruhan, sebanyak 3% dari keseluruhan anak menerima skor “abnormal”, yaitu 20 atau lebih dari penilaian Strengths and Difficulties Questionnaire, dari skala 40 poin tertinggi yang memperlihatkan kesehatan mental terburuk.
Dibandingkan dengan 101 anak yang sedikit menerima paparan asap rokok, sekitar 361 anak yang sering terkena asap rokok menerima skor rata-rata 44% lebih tinggi daripada penilaian, atau 9,2 versus 6,4.
Perbedaan mencolok ini disimpulkan setelah peneliti mempertimbangkan sejumlah faktor yang bisa jadi berdampak pada kesehatan mental, seperti penyakit asma, aktivitas fisik, dan pendapatan ekonomi keluarga. Namun, tetap saja hal itu tidak bisa memutuskan secara tepat karena beberapa faktor yang tidak terukur mungkin saja dapat berperan.
Penelitian itu juga menyebutkan, anak-anak kebanyakan terpapar asap rokok saat mereka berada di rumah. Meski begitu, studi ini belum secara mendetail menjelaskan bagaimana asap rokok memicu masalah mental pada anak.
Namun, peneliti menduga, hal ini berhubungan dengan efek asap pada bahan kimia di otak seperti dopamin. Faktor genetika juga bisa bermain, atau pengetahuan sederhana bahwa rokok berbahaya jika anak menghirupnya setiap hari.
Ketika Hamer menekankan bahwa penelitian lanjutan diperlukan untuk mengonfirmasi temuan ini, Dr Michael Weitzman dari New York University Medical Center, Amerika Serikat, yang tidak terlibat dalam penelitian, juga memperkuat bukti bahwa paparan asap rokok dapat menyebabkan masalah kesehatan mental pada anak-anak.
Apalagi, menurut dia, janin yang sudah mulai terpapar sejak dalam kandungan,“Sekarang banyak orang yang sudah menyadari bahwa paparan asap rokok dapat meningkatkan risiko bayi mengalami sudden infant death syndrome (SIDS) atau sindrom kematian bayi mendadak, infeksi telinga, dan asma,” kata Weitzman.
“Asap rokok juga menimbulkan beban besar pada kualitas hidup anak-anak, keluarga, dan masyarakat karena meningkatkan masalah kesehatan mental anakanak,” lanjutnya.
Dia merekomendasikan agar dibuatnya sebuah kampanye pendidikan publik tentang konsekuensi ini, serta lebih banyak upaya untuk membantu orang tua untuk berhenti merokok.
Sampai betul-betul menghilangkan kebiasaan merokok secara permanen, Hamer menyarankan orang tua untuk mencoba dan menghindari merokok di rumah ketika anak-anak mereka berada di sekitarnya. Asap rokok tentu akan membahayakan bagi anak, baik secara fisik maupun mental. (nsa)
Anak-anak sering kali menjadi korban dari asap rokok yang diisap ayah maupun anggota keluarganya yang lain. Sebuah studi terbaru di Inggris menunjukkan fakta bahwa seringnya seorang anak terpapar asap rokok atau biasa disebut perokok pasif (second hand smoke) dapat memicunya memiliki gangguan mental, terutama menjadi hiperaktif dan berkelakuan “buruk”.
Temuan ini, dituturkan peneliti, semakin mendesak orang tua untuk segera berhenti merokok atau paling tidak merokok di luar rumah agar asap rokok yang diisapnya tidak berdampak buruk pada orang lain, terutama anak-anak. Namun, masih belum jelas, apakah asap tembakau yang menjadi penyebab kerusakan otak anak, atau faktor lain yang memengaruhinya.
“Sudah banyak diketahui bahwa paparan asap rokok pada perokok pasif terkait dengan banyak masalah kesehatan fisik, terutama pada anak-anak.Namun,selama ini sisi kesehatan mental belum terlalu dieksplorasi,” ujar ketua peneliti Mark Hamer dari University College London, London, Inggris, seperti dilansir Reuters Health.
Menurut data Departemen Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan Amerika Serikat, yang digunakan dalam penelitian ini, terdapat 2 dari 3 anak berusia antara 3 hingga 11 tahun yang sudah terkena asap rokok di Amerika Serikat.
Sementara itu, pada anak berusia 9 sampai 17 tahun, sekitar 1 dari 5 orang di antaranya telah didiagnosis dengan beberapa jenis gangguan mental maupun kecanduan. Untuk melihat apakah data statistik tersebut benar terkait dengan masalah tersebut, Hamer dan koleganya mempelajari sebanyak 901 anak-anak yang bukan perokok berusia antara 4-8 tahun.
Para peneliti tersebut mengukur tingkat produk sampingan dari asap rokok pada air liur partisipan untuk kemudian diukur paparan asapnya. Mereka juga meminta para orangtua untuk mengisi kuesioner soal emosi dan masalah perilaku dan sosial anak.
Hasilnya, semakin banyak anak terpapar asap rokok, secara rata-rata, maka kesehatan mentalnya akan semakin buruk, terutama anak akan menjadi seorang yang hiperaktif dan berkelakuan “buruk”.
Kesimpulan akhir penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal terbaru Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine. Secara keseluruhan, sebanyak 3% dari keseluruhan anak menerima skor “abnormal”, yaitu 20 atau lebih dari penilaian Strengths and Difficulties Questionnaire, dari skala 40 poin tertinggi yang memperlihatkan kesehatan mental terburuk.
Dibandingkan dengan 101 anak yang sedikit menerima paparan asap rokok, sekitar 361 anak yang sering terkena asap rokok menerima skor rata-rata 44% lebih tinggi daripada penilaian, atau 9,2 versus 6,4.
Perbedaan mencolok ini disimpulkan setelah peneliti mempertimbangkan sejumlah faktor yang bisa jadi berdampak pada kesehatan mental, seperti penyakit asma, aktivitas fisik, dan pendapatan ekonomi keluarga. Namun, tetap saja hal itu tidak bisa memutuskan secara tepat karena beberapa faktor yang tidak terukur mungkin saja dapat berperan.
Penelitian itu juga menyebutkan, anak-anak kebanyakan terpapar asap rokok saat mereka berada di rumah. Meski begitu, studi ini belum secara mendetail menjelaskan bagaimana asap rokok memicu masalah mental pada anak.
Namun, peneliti menduga, hal ini berhubungan dengan efek asap pada bahan kimia di otak seperti dopamin. Faktor genetika juga bisa bermain, atau pengetahuan sederhana bahwa rokok berbahaya jika anak menghirupnya setiap hari.
Ketika Hamer menekankan bahwa penelitian lanjutan diperlukan untuk mengonfirmasi temuan ini, Dr Michael Weitzman dari New York University Medical Center, Amerika Serikat, yang tidak terlibat dalam penelitian, juga memperkuat bukti bahwa paparan asap rokok dapat menyebabkan masalah kesehatan mental pada anak-anak.
Apalagi, menurut dia, janin yang sudah mulai terpapar sejak dalam kandungan,“Sekarang banyak orang yang sudah menyadari bahwa paparan asap rokok dapat meningkatkan risiko bayi mengalami sudden infant death syndrome (SIDS) atau sindrom kematian bayi mendadak, infeksi telinga, dan asma,” kata Weitzman.
“Asap rokok juga menimbulkan beban besar pada kualitas hidup anak-anak, keluarga, dan masyarakat karena meningkatkan masalah kesehatan mental anakanak,” lanjutnya.
Dia merekomendasikan agar dibuatnya sebuah kampanye pendidikan publik tentang konsekuensi ini, serta lebih banyak upaya untuk membantu orang tua untuk berhenti merokok.
Sampai betul-betul menghilangkan kebiasaan merokok secara permanen, Hamer menyarankan orang tua untuk mencoba dan menghindari merokok di rumah ketika anak-anak mereka berada di sekitarnya. Asap rokok tentu akan membahayakan bagi anak, baik secara fisik maupun mental. (nsa)
Regards,
Yudi Riswandy
www.goesmart.com
Label:
animasi,
belajar,
goesmart,
guru,
indismart,
jejaring sosial pendidikan,
konten,
konten pelajaran,
murid,
pembelajaran,
pendidikan,
pengajar,
peserta,
siswa,
teknologi
Selasa, 30 April 2013
iPhone VS Android : Apa Perbedaan Terbesarnya?
Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.
Smartphone sudah semakin
menjadi keperluan sehari-hari di abad 21 ini. Multifungsi, keren dan juga
device yang paling dekat dengan manusia alias barang wajib di bawa sehari-hari.
Sayangnya tidak semua smartphone dirancang dan dibuat sesuai ekspektasi dari si
pemakainya.
Saat ini kalau kita bicara soal smartphone maka kita tidak akan lepas dari dua raksasa smartphone yang sangat populer yaitu Apple iPhone yang sangat populer dimana-mana dan juga penantangnya si Android platform. Nah berikut berikut saya coba berikan poin utama dari perbedaan dua smartphone ini.
Saat ini kalau kita bicara soal smartphone maka kita tidak akan lepas dari dua raksasa smartphone yang sangat populer yaitu Apple iPhone yang sangat populer dimana-mana dan juga penantangnya si Android platform. Nah berikut berikut saya coba berikan poin utama dari perbedaan dua smartphone ini.
Dari segi kegunaannya
Sebelum kita bahas lebih
lanjut, ada satu hal yang harus kita pahami dengan jelas. Android tidak
memiliki yang namanya official phone untuk Android, sama halnya dengan tidak
adanya komputer yang resmi untuk “Windows”. Android hanyalah nama untuk sistem
operasi mobile hasil pengembangan si Google, oleh karena itu akan sedikit menjadi
debat kusir kalau kita membandingkan secara langsung antara si Android dan juga
si iPhone. iPhone terkesan bekerja lebih intuitif daripada smartphone berbasis
Android, alasanya kembali lagi ke poin sebelumnya dimana si Apple iPhone di
design selaras dengan device nya, sedangkan si Android di design sedemikian
rupa agar bisa kompatibel di banyak varian pabrikan smartphone.
Oleh karena itu saat pengguna mencari smartphone untuk faktor “WOW KEREN!!”, kemungkinan besar mereka akan menjatuhkan pilihan ke apa-apa yang ditawarkan iPhone. Setiap fungsi di iPhone memiliki kesan mudah digunakan serta simpel. Apalagi dengan kontrol pada touch screen yang intuitif makin menambah kesan ringan dan interaktif serta handal pada operating system dan juga aplikasi-aplikasinya. Namun, kalau kita perhatikan lagi, sebagian besar dari apa yang ada di iPhone dimiliki juga oleh si Android. Anda ingin akses web? Android bisa. Anda ingin layar sentuh? Android pun punya. Anda ingin game? Juga bisa anda dapatkan di Android. Jika anda lihat di smartphone besutan HTC, yaitu Nexus One, kira-kira perbedaan apa yang paling menonjol dari si iPhone? Saya rasa dari segi teknis tidak ada…
Perbedaan besarnya adalah bahwa iPhone adalah perangkat tunggal, sementara Android adalah platform perangkat lunak. So…sangat sulit jika harus memperbandingkan iPhone dengan Android secara head to head teknisnya. Anda seperti membandingkan Macs dengan PC.
Jika kita lihat lagi si iPhone ini sangat cermat dan hati-hati dalam melakukan kontrol terhadap apa saja yang boleh hadir di iPhone. Sedangkan di sisi lain si Android menawarkan hal yang berbeda, yaitu kebebasan melakukan apapun yang anda inginkan di smartphone anda.
Oleh karena itu saat pengguna mencari smartphone untuk faktor “WOW KEREN!!”, kemungkinan besar mereka akan menjatuhkan pilihan ke apa-apa yang ditawarkan iPhone. Setiap fungsi di iPhone memiliki kesan mudah digunakan serta simpel. Apalagi dengan kontrol pada touch screen yang intuitif makin menambah kesan ringan dan interaktif serta handal pada operating system dan juga aplikasi-aplikasinya. Namun, kalau kita perhatikan lagi, sebagian besar dari apa yang ada di iPhone dimiliki juga oleh si Android. Anda ingin akses web? Android bisa. Anda ingin layar sentuh? Android pun punya. Anda ingin game? Juga bisa anda dapatkan di Android. Jika anda lihat di smartphone besutan HTC, yaitu Nexus One, kira-kira perbedaan apa yang paling menonjol dari si iPhone? Saya rasa dari segi teknis tidak ada…
Perbedaan besarnya adalah bahwa iPhone adalah perangkat tunggal, sementara Android adalah platform perangkat lunak. So…sangat sulit jika harus memperbandingkan iPhone dengan Android secara head to head teknisnya. Anda seperti membandingkan Macs dengan PC.
Jika kita lihat lagi si iPhone ini sangat cermat dan hati-hati dalam melakukan kontrol terhadap apa saja yang boleh hadir di iPhone. Sedangkan di sisi lain si Android menawarkan hal yang berbeda, yaitu kebebasan melakukan apapun yang anda inginkan di smartphone anda.
Dilihat dari segi Aplikasi
Faktor aplikasi menurut
saya adalah hal yang paling menonjol ketika anda membandingkan si iPhone dengan
Android. Saat ini Apple telah memiliki aplikasi dalam jumlah besar pada iTunes
mereka yang merupakan sumber penghasilan dari si iPhone. Nah jika dibandingkan
dengan si Android memang masih lebih sedikit jumlah aplikasi yang Android
miliki dibanding iPhone, tapi disinilah kata “freedom” berperan. Dengan Android
anda bisa melakukan instalasi dari sebuah halaman web (tentunya dengan
melakukan download) ataupun anda bisa salaing share aplikasi buatan anda
sendiri untuk langsung dicoba di smartphone anda masing-masing. Nah anda tidak
bisa melakukan hal seperti itu jika anda bergelut dengan si iPhone. Di sini
anda tidak dapat melakukan instalasi kalau tidak dari iStore, anda juga tidak
diberi akses untuk menggonta ganti tampilin home screen anda secara radikal,
atau para developer tidak mendapat akses untuk melakukan modifikasi fungsi
iPhone itu sendiri. So.. kesimpulannya si Apple tidak ingin ada persaingan dan
juga tidak ingin menampilkan aplikasi yang malahan akan menjadi lebih besar
namanya daripada iPhone itu sendiri.
Jika anda seorang yang sedikit bertipe geeks, anda akan bisa menikmati faktor “freedom” yang ditawarkan si Android. Sedangkan jika anda pengguna awam, sebenaranya anda tidak akan melihat perbedaan yang besar antara keduanya, tapi sepertinya anda akan lebih menyenangi UI yang diberikan si iPhone yang lebih berkesan smooth.
~
Nah coba anda tes bagaimana respon pengguna awam jika anda sodorkan iPhone dan Android HTC Nexus One… So setelah itu anda bisa menyimpulkan sendiri perbedaan dari kedua device ini…
Jika anda seorang yang sedikit bertipe geeks, anda akan bisa menikmati faktor “freedom” yang ditawarkan si Android. Sedangkan jika anda pengguna awam, sebenaranya anda tidak akan melihat perbedaan yang besar antara keduanya, tapi sepertinya anda akan lebih menyenangi UI yang diberikan si iPhone yang lebih berkesan smooth.
~
Nah coba anda tes bagaimana respon pengguna awam jika anda sodorkan iPhone dan Android HTC Nexus One… So setelah itu anda bisa menyimpulkan sendiri perbedaan dari kedua device ini…
Regards,
Yudi Riswandy,
www.goesmart.com
Label:
animasi,
belajar,
goesmart,
guru,
indismart,
jejaring sosial pendidikan,
konten,
konten pelajaran,
murid,
pembelajaran,
pendidikan,
pengajar,
peserta,
siswa,
teknologi
Senin, 29 April 2013
Segitiga Bermuda Tempat Tinggal Dajjal
Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.
Teringat saya pada
satu hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah s.a.w. telah
bersabda, maksudnya, “Apabila salah seorang berada di tempat yang terbuka atau
di tengah matahari sedang bersinar, lalu bayangan yang meneduhinya bergerak
sehingga sebahagian dari dirinya terletak di tempat panas dan sebahagian lagi
di tempat sejuk, maka hendaklah dia berdiri (meninggalkan tempat itu).”
Dikatakan, larangan ini kerana tempat seperti itu adalah tempat yang paling digemari oleh syaitan. Jadi apa kaitannya dengan Bermuda Triangle? Kawasan ini terletak di perairan Atlantik di pertengahan antara benua Amerika Utara dengan Afrika. Secara mudah, lokasi ini adalah kawasan pertembungan dua arus – panas dari Afrika dan sejuk dari Amerika Utara.
"Rasullullah S.A.W bersabda,"Wahai sekalian manusia,sesungguhnya tidak ada fitnah di muka bumi ini sejak Allah menciptakan Nabi Adam dan keturunannya yang lebih dasyat daripada dajjal.Aku adalah nabi terakhir,dan kamu sekalian adalah umat terakhir pula.Dajjal pasti keluar dari tenggah-tengah kamu.Jika ia keluar,sedang aku diantara kamu,maka aku akan mengalahkannya dengan hujjah dan kemampuanku.Jika ia keluar setelah aku tiada maka setiap orang akan menjadi penolong bagi dirinya sendiri untuk mengalahkan musuhnya.Allah adalah pengantiku bagi setiap muslim…”
Ada tempat di Segitiga Bermuda yang disebut Tongue of the Ocean atau “Lidah Lautan”. Lidah Lautan mempunyai jurang bawah laut (canyon) Bahama. Ada beberapa peristiwa kecelakaan di sana. Tidak banyak yang belum diketahui tentang Segitiga Bermuda, sehingga orang menghubungkan misteri Segitiga Bermuda ini dengan misteri lainnya. Misalnya saja misteri Naga Laut yang pernah muncul di Tanjung Ann, Massachussets AS, pada bulan Agustus 1917. Mungkinkah naga laut ini banyak meminta korban itu? Ataukah arus Cromwell di Lautan Pasifik yang menyebabkan adanya gelombang lautan disitu atau angin topan, gempa bumi di dasar lautan? Tak ada orang yang tahu.
Konon di sekitar kepulauan Bahama terdapat blue hole, yaitu semacam gua lautan. Dulu gua ini memang sungguh ada, tetapi setelah jaman es berlalu, gua ini terendam. Arus didalamnya sangat kuat dan sering membuat pusaran yang berdaya hisap. banyak kapal-kapal kecil atau manusia yang terhisap ke dalam blue hole itu tanpa daya, dan anehnya kapal-kapal kecil yang terhisap itu akan muncul kembali ke permukaan laut selang beberapa lama. Tapi yang menimbulkan pertanyaan ialah: Mungkinkah Blue Hole ini sanggup menelan kapal raksasa ke dasar lautan?
Misteri lain yang masih belum terungkap adalah misteri Makhluk Laut Sargasso, yang bukan semata-mata khayalan. Di Lautan Sargasso itu banyak kapal yang tak pernah sampai ke tujuannya dan terkubur di dasar laut itu. Di sana terhimpun kapal-kapal dari berbagai jaman, harta karun, mayat tulang belulang manusia. Luas Laut Misteri Sargasso ini 3650 km untuk panjang dan lebarnya 1825 km, dan di sekelilingnya mengalir arus yang kuat sekali, sehingga membentuk pusaran yang sangat luas yang berputar perlahan-lahan searah jarum jam. Didasar lautnya terdapat pegunungan yang banyak dan mempunyai tebing dan ngarai yang terjal.
Segitiga Bermuda memang menarik, sekaligus menakutkan. Konon perairan Karibia merupakan tempat yang banyak menyimpan keanehan-keanehan, seperti cahaya-cahaya yang tak jelas asalnya, bayangan-bayangan yang menakutkan, yang keluar masuk permukaan laut, bentuknya tak jelas tapi lebih besar dari ikan paus. Bentuknya seperti ubur-ubur raksasa dengan warna kulit keputihan dan pernah dilihat oleh dua orang (jadi bukan halusinasi).
sumber:
http://bloggue-blog.blogspot.com/
Dikatakan, larangan ini kerana tempat seperti itu adalah tempat yang paling digemari oleh syaitan. Jadi apa kaitannya dengan Bermuda Triangle? Kawasan ini terletak di perairan Atlantik di pertengahan antara benua Amerika Utara dengan Afrika. Secara mudah, lokasi ini adalah kawasan pertembungan dua arus – panas dari Afrika dan sejuk dari Amerika Utara.
"Rasullullah S.A.W bersabda,"Wahai sekalian manusia,sesungguhnya tidak ada fitnah di muka bumi ini sejak Allah menciptakan Nabi Adam dan keturunannya yang lebih dasyat daripada dajjal.Aku adalah nabi terakhir,dan kamu sekalian adalah umat terakhir pula.Dajjal pasti keluar dari tenggah-tengah kamu.Jika ia keluar,sedang aku diantara kamu,maka aku akan mengalahkannya dengan hujjah dan kemampuanku.Jika ia keluar setelah aku tiada maka setiap orang akan menjadi penolong bagi dirinya sendiri untuk mengalahkan musuhnya.Allah adalah pengantiku bagi setiap muslim…”
Ada tempat di Segitiga Bermuda yang disebut Tongue of the Ocean atau “Lidah Lautan”. Lidah Lautan mempunyai jurang bawah laut (canyon) Bahama. Ada beberapa peristiwa kecelakaan di sana. Tidak banyak yang belum diketahui tentang Segitiga Bermuda, sehingga orang menghubungkan misteri Segitiga Bermuda ini dengan misteri lainnya. Misalnya saja misteri Naga Laut yang pernah muncul di Tanjung Ann, Massachussets AS, pada bulan Agustus 1917. Mungkinkah naga laut ini banyak meminta korban itu? Ataukah arus Cromwell di Lautan Pasifik yang menyebabkan adanya gelombang lautan disitu atau angin topan, gempa bumi di dasar lautan? Tak ada orang yang tahu.
Konon di sekitar kepulauan Bahama terdapat blue hole, yaitu semacam gua lautan. Dulu gua ini memang sungguh ada, tetapi setelah jaman es berlalu, gua ini terendam. Arus didalamnya sangat kuat dan sering membuat pusaran yang berdaya hisap. banyak kapal-kapal kecil atau manusia yang terhisap ke dalam blue hole itu tanpa daya, dan anehnya kapal-kapal kecil yang terhisap itu akan muncul kembali ke permukaan laut selang beberapa lama. Tapi yang menimbulkan pertanyaan ialah: Mungkinkah Blue Hole ini sanggup menelan kapal raksasa ke dasar lautan?
Misteri lain yang masih belum terungkap adalah misteri Makhluk Laut Sargasso, yang bukan semata-mata khayalan. Di Lautan Sargasso itu banyak kapal yang tak pernah sampai ke tujuannya dan terkubur di dasar laut itu. Di sana terhimpun kapal-kapal dari berbagai jaman, harta karun, mayat tulang belulang manusia. Luas Laut Misteri Sargasso ini 3650 km untuk panjang dan lebarnya 1825 km, dan di sekelilingnya mengalir arus yang kuat sekali, sehingga membentuk pusaran yang sangat luas yang berputar perlahan-lahan searah jarum jam. Didasar lautnya terdapat pegunungan yang banyak dan mempunyai tebing dan ngarai yang terjal.
Segitiga Bermuda memang menarik, sekaligus menakutkan. Konon perairan Karibia merupakan tempat yang banyak menyimpan keanehan-keanehan, seperti cahaya-cahaya yang tak jelas asalnya, bayangan-bayangan yang menakutkan, yang keluar masuk permukaan laut, bentuknya tak jelas tapi lebih besar dari ikan paus. Bentuknya seperti ubur-ubur raksasa dengan warna kulit keputihan dan pernah dilihat oleh dua orang (jadi bukan halusinasi).
sumber:
http://bloggue-blog.blogspot.com/
Regards,
Yudi.Riswandy,
www.goesmart.com
Label:
animasi,
belajar,
goesmart,
guru,
indismart,
jejaring sosial pendidikan,
konten,
konten pelajaran,
murid,
pembelajaran,
pendidikan,
pengajar,
peserta,
siswa,
teknologi
Jumat, 26 April 2013
Hal Unik Berbau Indonesia di Luar Negeri
Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.
1. Kota "Tempe" di Arizona, USA
Tempe adalah sebuah kota di Maricopa County, Arizona, Amerika Serikat, dengan populasi penduduk pada tahun 2008 sebanyak 175.523. Tempe terletak di bagian Timur Lembah Phoenix Metropolitan Area, dibatasi oleh Phoenix dan Guadalupe di sebelah barat, di utara Scottsdale, Chandler di selatan, dan Mesa di timur. Tempe adalah lokasi kantor pusat perusahaan US Airways Group, dan kampus Arizona State University tertua dan terbesar.
2. Pemain Bola Bernama Karel "Pitak" di Czech Republic
Karel Piták (lahir 28 Januari 1980) adalah pemain sepak bola asal Republik Ceko dan bermain sebagai pemain tengah. Dia kini bermain untuk FC Red Bull Salzburg dan tim nasional sepak bola Republik Ceko.
3. Sungai "Gila" di Arizona, USA
Sungai Gila adalah anak sungai dari Sungai Colorado, panjangnya 650 mil (1.044 kilometer) terletak di antara New Mexico dan Arizona.
4. Taman Indonesia di Parc Paradisio Conservation Park, Brugelette, Belgium
Taman Indonesia pertama di Eropa ini terletak di Taman berlokasi di Parc Paradisio, Brugelette, Belgia. Kompleks besar taman Indonesia seluas 5 hektar ini memang langka, unik sekaligus istimewa, tidak hanya bagi masyarakat Eropa tapi bagi warga Indonesia di Eropa. Di taman ini ada Puri Agung Shanti Buwana, sebesar ukuran sesungguhnya di Bali, berdiri di atas sawah bertingkat ala sawah di Ubud.
Selain itu juga dilengkapi dengan replika besar candi Prambanan yang menjulang tinggi, serta bongkahan batu besar berderet ala Gunung Kawi di balik tembok candi.
Di depan gerbang tampak Rumah Toraja, replika candi Borobudur dan di bagian belakang tampak rumah tradisional Nusa Tenggara Timur, berderet melingkari ujung taman. Ini masih diperindah dengan beragam patung, akar pohon tua, dan batang kayu pohon besar, yang telah menjadi fosil dari daerah Banten.
5. Jalan Soekarno dan Jalan Jakarta di Maroko
Jika di Jakarta ada jalan bernama Casablanca, sebuah kota terkenal di Maroko, maka di Maroko juga terdapat nama-nama jalan berbau Indonesia. Tak tanggung-tanggung nama presiden pertama Indonesia, Soekarno, 'dicatut' menjadi nama jalan di Maroko. Juga ada Jalan Jakarta.
6. Jalan Kartini di Belanda
Pada tanggal 21 April, Belanda tidak memperingati hari Kartini, seperti di Indonesia. Namun demikian nama Kartini cukup dikenal di Belanda sebagai pejuang hak-hak perempuan.
Bahkan beberapa kota Belanda memiliki nama jalan R.A . Kartini.
Utrecht
Di Utrecht Jalan RA Kartini atau Kartinistraat terletak di kawasan tenang dengan perumahan apik dan kebanyakan dihuni kalangan menengah. Jalan utama ini berbentuk 'U' yang ukurannya lebih besar dibanding jalan-jalan yang menggunakan nama tokoh perjuangan lainnya seperti Augusto Sandino, Steve Biko, Chez Geuvara, Agostinho Neto.
Venlo
Di Venlo Belanda Selatan, RA Kartinistraat berbentuk 'O' di kawasan Hagerhof, di sekitarnya terdapat nama-nama jalan tokoh wanita Anne Frank dan Mathilde Wibaut.
Amsterdam
Amsterdam, ibukota Belanda, juga mengabadikan nama penjuang hak-hak perempuan Jawa di abad 17 itu. Wilayah Amsterdam Zuidoost atau yang lebih dikenal dengan Bijlmer, jalan Raden Adjeng Kartini ditulis lengkap. Di sekitarnya adalah nama-nama wanita dari seluruh dunia yang punya kontribusi dalam sejarah: Rosa Luxemburg, Nilda Pinto, Isabella Richaards.
Haarlem dekat Chris Soumokil
Paling menarik mengamati letak jalan Kartini di Haarlem. Di sana jalan Kartini berdekatan dengan jalan Mohammed Hatta, Sutan Sjahrir dan langsung tembus ke jalan Chris Soumokil presiden kedua RMS (Republik Maluku Selatan.)
ada 1 district di Utrecht, Belanda, nama daerahnya Lombok
Hal Unik Berbau Indonesia di Luar Negeri Whooila! unik dan aneh
Reviewer: Administrator Whooila - ItemReviewed: Hal Unik Berbau Indonesia di Luar Negeri
Regards,
Yudi Riswandy,
www.goesmart.com
1. Kota "Tempe" di Arizona, USA
Tempe adalah sebuah kota di Maricopa County, Arizona, Amerika Serikat, dengan populasi penduduk pada tahun 2008 sebanyak 175.523. Tempe terletak di bagian Timur Lembah Phoenix Metropolitan Area, dibatasi oleh Phoenix dan Guadalupe di sebelah barat, di utara Scottsdale, Chandler di selatan, dan Mesa di timur. Tempe adalah lokasi kantor pusat perusahaan US Airways Group, dan kampus Arizona State University tertua dan terbesar.
2. Pemain Bola Bernama Karel "Pitak" di Czech Republic
Karel Piták (lahir 28 Januari 1980) adalah pemain sepak bola asal Republik Ceko dan bermain sebagai pemain tengah. Dia kini bermain untuk FC Red Bull Salzburg dan tim nasional sepak bola Republik Ceko.
3. Sungai "Gila" di Arizona, USA
Sungai Gila adalah anak sungai dari Sungai Colorado, panjangnya 650 mil (1.044 kilometer) terletak di antara New Mexico dan Arizona.
4. Taman Indonesia di Parc Paradisio Conservation Park, Brugelette, Belgium
Taman Indonesia pertama di Eropa ini terletak di Taman berlokasi di Parc Paradisio, Brugelette, Belgia. Kompleks besar taman Indonesia seluas 5 hektar ini memang langka, unik sekaligus istimewa, tidak hanya bagi masyarakat Eropa tapi bagi warga Indonesia di Eropa. Di taman ini ada Puri Agung Shanti Buwana, sebesar ukuran sesungguhnya di Bali, berdiri di atas sawah bertingkat ala sawah di Ubud.
Selain itu juga dilengkapi dengan replika besar candi Prambanan yang menjulang tinggi, serta bongkahan batu besar berderet ala Gunung Kawi di balik tembok candi.
Di depan gerbang tampak Rumah Toraja, replika candi Borobudur dan di bagian belakang tampak rumah tradisional Nusa Tenggara Timur, berderet melingkari ujung taman. Ini masih diperindah dengan beragam patung, akar pohon tua, dan batang kayu pohon besar, yang telah menjadi fosil dari daerah Banten.
5. Jalan Soekarno dan Jalan Jakarta di Maroko
Jika di Jakarta ada jalan bernama Casablanca, sebuah kota terkenal di Maroko, maka di Maroko juga terdapat nama-nama jalan berbau Indonesia. Tak tanggung-tanggung nama presiden pertama Indonesia, Soekarno, 'dicatut' menjadi nama jalan di Maroko. Juga ada Jalan Jakarta.
6. Jalan Kartini di Belanda
Pada tanggal 21 April, Belanda tidak memperingati hari Kartini, seperti di Indonesia. Namun demikian nama Kartini cukup dikenal di Belanda sebagai pejuang hak-hak perempuan.
Bahkan beberapa kota Belanda memiliki nama jalan R.A . Kartini.
Utrecht
Di Utrecht Jalan RA Kartini atau Kartinistraat terletak di kawasan tenang dengan perumahan apik dan kebanyakan dihuni kalangan menengah. Jalan utama ini berbentuk 'U' yang ukurannya lebih besar dibanding jalan-jalan yang menggunakan nama tokoh perjuangan lainnya seperti Augusto Sandino, Steve Biko, Chez Geuvara, Agostinho Neto.
Venlo
Di Venlo Belanda Selatan, RA Kartinistraat berbentuk 'O' di kawasan Hagerhof, di sekitarnya terdapat nama-nama jalan tokoh wanita Anne Frank dan Mathilde Wibaut.
Amsterdam
Amsterdam, ibukota Belanda, juga mengabadikan nama penjuang hak-hak perempuan Jawa di abad 17 itu. Wilayah Amsterdam Zuidoost atau yang lebih dikenal dengan Bijlmer, jalan Raden Adjeng Kartini ditulis lengkap. Di sekitarnya adalah nama-nama wanita dari seluruh dunia yang punya kontribusi dalam sejarah: Rosa Luxemburg, Nilda Pinto, Isabella Richaards.
Haarlem dekat Chris Soumokil
Paling menarik mengamati letak jalan Kartini di Haarlem. Di sana jalan Kartini berdekatan dengan jalan Mohammed Hatta, Sutan Sjahrir dan langsung tembus ke jalan Chris Soumokil presiden kedua RMS (Republik Maluku Selatan.)
ada 1 district di Utrecht, Belanda, nama daerahnya Lombok
Hal Unik Berbau Indonesia di Luar Negeri Whooila! unik dan aneh
Reviewer: Administrator Whooila - ItemReviewed: Hal Unik Berbau Indonesia di Luar Negeri
Regards,
Yudi Riswandy,
www.goesmart.com
Label:
animasi,
belajar,
goesmart,
guru,
indismart,
jejaring sosial pendidikan,
konten,
konten pelajaran,
murid,
pembelajaran,
pendidikan,
pengajar,
peserta,
siswa,
teknologi
Kamis, 25 April 2013
7 Masjid dengan Menara Terunik
Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.
1. Menara Kudus
Masjid yang terletak di Kota Kudus, Jawa Tengah, ini dibangun pada 956 H/1549 M. Masjid ini terkenal dengan menaranya yang unik, yang merupakan bagian dari kompleks makam Sunan Kudus. Menara ini pada dasarnya meniru bangunan candi zaman Majapahit yang terdiri dari kaki dan tubuh bangunan yang berjenjang beserta pelipit-pelipit mendatar sebagai batas.
Bagian dinding menara terbuat dari material batu bata. Sementara bagian atas menara berbentuk atap tumbang dengan konstruksi kayu. Hiasan bidang, meskipun sudah disamarkan, masih tampak seperti bekas-bekas hiasan pada bangunan candi.
2. Masjid Istiqlal Jakarta
Masjid Istiqlal merupakan salah satu masjid di Indonesia yang mengedepankan gaya arsitektur Islam modern. Gaya arsitektur modern ini juga tampak pada bagian menara masjid. Bangunan menara yang berfungsi sebagai tempat muazin mengumandangkan azan sebagai tanda waktu shalat tiba ini dibangun meruncing ke atas dan memiliki lubang-lubang pada bagian dindingnya. Lubang-lubang tersebut untuk mengurangi tekanan dan hembusan angin.
Menara ini memiliki ketinggian 66,66 meter dengan diameter lima meter. Ketinggian menara ini sebagai simbol dari jumlah ayat yang terdapat dalam Alquran. Sementara di atas tempat muazin mengumandangkan azan adalah puncak menara yang terbuat dari baja tahan karat seberat 28 ton dengan tinggi 30 meter.
3. Masjid Agung Banten
Masjid ini termasuk salah satu yang tertua di Jawa. Masjid yang dibangun oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570) terletak di sisi alun-alun dan di sebelah utara keraton. Menara Masjid Agung Banten berbentuk mercusuar dengan gaya Eropa yang tampak kurang serasi dengan bangunan masjidnya.
Awalnya, sebelum difungsikan sebagai menara masjid, menara ini digunakan sebagai menara rambu dan pengintai untuk Pelabuhan Banten yang kerap menjadi sasaran serangan oleh kekuatan-kekuatan Eropa sebagai rival Belanda. Menara ini dibangun oleh seorang arsitek Belanda, Hendrik Lucasz Cardeel, yang bekerja di kota pelabuhan itu pada abad ke-17 M.
4. Masjid Samarra Iran
Bentuk khas menara spiral digunakan di masjid-masjid di Irak yang mengadopsi tradisi dalam bangunan menara Mesopotamia. Masjid Samarra Iran dan Masjid Dullaf di Irak yang memiliki menara berbentuk spiral. Bisa dikatakan kedua menara ini sebagai peninggalan arsitektur yang memberikan kesan bahwa perhitungan geometri para arsitek pada masa itu sudah sangat akurat. Kedua menara masjid itu bahkan hingga sekarang masih tegak berdiri walaupun sudah berusia 1.200 tahun. Masjid lain yang juga memiliki menara spiral adalah Masjid Ibnu Tulun di Fustat, Mesir.
5. Menara Masjid Emin
Satu-satunya minaret berbentuk oktagonal yang terkemuka terletak di Chefchaouen Cina bernama Emin Minaret yang dibangun pada 1778 oleh Kaisar Qianlong dari Dinasti Qing (1735-1796). Menara ini memiliki tinggi 44 meter (144 kaki) dan merupakan menara masjid tertinggi di Cina.
Menara ini terbuat dari kayu dan batu bata. Modelnya sangat elegan berbentuk melingkar dan meruncing ke bagian atas. Diameter menara seluas 14 meter (46 kaki) di bagian bawah, sedangkan pada atas diamaternya sekitar 2,8 meter.
6. Masjid Hassan II Maroko
Masjid Hassan II di Casablanca, Maroko, tercatat sebagai masjid dengan menara tertinggi di dunia. Menaranya seakan mencakar langit dengan ketinggian mencapai 210 meter. Dirancang oleh arsitektur asal Prancis, Michel Pinseau, masjid ini dibangun oleh Bouyges pada 1980. Setiap malam, di puncak menara, terdapat sinar laser yang mengarah ke Makkah.
Bangunannya megah dan luas yang menghadap ke perairan Atlantik. Masjid ini berdiri di sebuah semenanjung hasil reklamasi. Pembangunan Masjid Hasan II Maroko terinspirasi oleh ayat Alquran surah Hud [11] ayat 7, “Singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air.” Masjid ini bisa menampung lebih dari 30 ribu jamaah.
7. Masjid Agung Xi’an
Menara Masjid Agung Xi’an ini terbilang cukup unik karena menggambarkan arsitektur asli Cina. Menara ini menggabungkan dua fungsi; bulan menonton paviliun dan menara. Eksterior masjid dihiasi dengan ubin kaca biru dan kepala naga. Di dalam, langit-langit yang dicat cerah diukir dengan bunga teratai. Masjid ini dibangun pada masa Dinasti Ming tahun 700-an Hijriyah (1400 Masehi) oleh Laksamana Cheng Ho.
7 Masjid dengan Menaranya
Paling Unik – Di dunia ini ada jutaan masjid yang tersebar di seluruh negara.
model dan bentuknya pun bermacam-macam. Lain wilayah, lain pula bentuknya.
Masing-masing menampilkan kekhasannya. Ada yang model umum seperti mercusuar,
octagonal, persegi empat, hingga bentuk spiral.
Berikut tujuh bentuk menara masjid yang unik :
Berikut tujuh bentuk menara masjid yang unik :
1. Menara Kudus
Masjid yang terletak di Kota Kudus, Jawa Tengah, ini dibangun pada 956 H/1549 M. Masjid ini terkenal dengan menaranya yang unik, yang merupakan bagian dari kompleks makam Sunan Kudus. Menara ini pada dasarnya meniru bangunan candi zaman Majapahit yang terdiri dari kaki dan tubuh bangunan yang berjenjang beserta pelipit-pelipit mendatar sebagai batas.
Bagian dinding menara terbuat dari material batu bata. Sementara bagian atas menara berbentuk atap tumbang dengan konstruksi kayu. Hiasan bidang, meskipun sudah disamarkan, masih tampak seperti bekas-bekas hiasan pada bangunan candi.
2. Masjid Istiqlal Jakarta
Masjid Istiqlal merupakan salah satu masjid di Indonesia yang mengedepankan gaya arsitektur Islam modern. Gaya arsitektur modern ini juga tampak pada bagian menara masjid. Bangunan menara yang berfungsi sebagai tempat muazin mengumandangkan azan sebagai tanda waktu shalat tiba ini dibangun meruncing ke atas dan memiliki lubang-lubang pada bagian dindingnya. Lubang-lubang tersebut untuk mengurangi tekanan dan hembusan angin.
Menara ini memiliki ketinggian 66,66 meter dengan diameter lima meter. Ketinggian menara ini sebagai simbol dari jumlah ayat yang terdapat dalam Alquran. Sementara di atas tempat muazin mengumandangkan azan adalah puncak menara yang terbuat dari baja tahan karat seberat 28 ton dengan tinggi 30 meter.
3. Masjid Agung Banten
Masjid ini termasuk salah satu yang tertua di Jawa. Masjid yang dibangun oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570) terletak di sisi alun-alun dan di sebelah utara keraton. Menara Masjid Agung Banten berbentuk mercusuar dengan gaya Eropa yang tampak kurang serasi dengan bangunan masjidnya.
Awalnya, sebelum difungsikan sebagai menara masjid, menara ini digunakan sebagai menara rambu dan pengintai untuk Pelabuhan Banten yang kerap menjadi sasaran serangan oleh kekuatan-kekuatan Eropa sebagai rival Belanda. Menara ini dibangun oleh seorang arsitek Belanda, Hendrik Lucasz Cardeel, yang bekerja di kota pelabuhan itu pada abad ke-17 M.
4. Masjid Samarra Iran
Bentuk khas menara spiral digunakan di masjid-masjid di Irak yang mengadopsi tradisi dalam bangunan menara Mesopotamia. Masjid Samarra Iran dan Masjid Dullaf di Irak yang memiliki menara berbentuk spiral. Bisa dikatakan kedua menara ini sebagai peninggalan arsitektur yang memberikan kesan bahwa perhitungan geometri para arsitek pada masa itu sudah sangat akurat. Kedua menara masjid itu bahkan hingga sekarang masih tegak berdiri walaupun sudah berusia 1.200 tahun. Masjid lain yang juga memiliki menara spiral adalah Masjid Ibnu Tulun di Fustat, Mesir.
5. Menara Masjid Emin
Satu-satunya minaret berbentuk oktagonal yang terkemuka terletak di Chefchaouen Cina bernama Emin Minaret yang dibangun pada 1778 oleh Kaisar Qianlong dari Dinasti Qing (1735-1796). Menara ini memiliki tinggi 44 meter (144 kaki) dan merupakan menara masjid tertinggi di Cina.
Menara ini terbuat dari kayu dan batu bata. Modelnya sangat elegan berbentuk melingkar dan meruncing ke bagian atas. Diameter menara seluas 14 meter (46 kaki) di bagian bawah, sedangkan pada atas diamaternya sekitar 2,8 meter.
6. Masjid Hassan II Maroko
Masjid Hassan II di Casablanca, Maroko, tercatat sebagai masjid dengan menara tertinggi di dunia. Menaranya seakan mencakar langit dengan ketinggian mencapai 210 meter. Dirancang oleh arsitektur asal Prancis, Michel Pinseau, masjid ini dibangun oleh Bouyges pada 1980. Setiap malam, di puncak menara, terdapat sinar laser yang mengarah ke Makkah.
Bangunannya megah dan luas yang menghadap ke perairan Atlantik. Masjid ini berdiri di sebuah semenanjung hasil reklamasi. Pembangunan Masjid Hasan II Maroko terinspirasi oleh ayat Alquran surah Hud [11] ayat 7, “Singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air.” Masjid ini bisa menampung lebih dari 30 ribu jamaah.
7. Masjid Agung Xi’an
Menara Masjid Agung Xi’an ini terbilang cukup unik karena menggambarkan arsitektur asli Cina. Menara ini menggabungkan dua fungsi; bulan menonton paviliun dan menara. Eksterior masjid dihiasi dengan ubin kaca biru dan kepala naga. Di dalam, langit-langit yang dicat cerah diukir dengan bunga teratai. Masjid ini dibangun pada masa Dinasti Ming tahun 700-an Hijriyah (1400 Masehi) oleh Laksamana Cheng Ho.
Regards,
Yudi Riswandy,
www.goesmart.com
Label:
animasi,
belajar,
goesmart,
guru,
indismart,
jejaring sosial pendidikan,
konten,
konten pelajaran,
murid,
pembelajaran,
pendidikan,
pengajar,
peserta,
siswa,
teknologi
Rabu, 24 April 2013
Anak yang Saleh Terbentuk dari Orang Tua yang Saleh
Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.
Mungkin kesibukan anak-anak jaman sekarang sama sibuknya dengan
orang tua mereka. Orang tua sibuk bekerja di luar rumah mulai dari pagi hingga
petang bahkan pulang malam hari. Begitu pula anak-anak, belajar di sekolah mulai
dari pagi hingga sore hari. Kemudian ditambah lagi belajar berbagai macam
kursus / les di luar sekolah. Setelah maghrib belajar mengaji hingga sholat
isya. Setelah sholat isya belajar lagi atau mengerjakan pekerjaan rumah yang
diterima dari sekolahnya.
Begitu padatnya acara belajar dan belajar anak-anak kita
seharian penuh. Dan hasilnya memang cukup mengagumkan. Anak-anak kita
menjadi anak-anak yang cerdas dan gemilang prestasi sekolahnya.
Namun sayang, kecerdasan otaknya tidak diimbangi dengan
kecerdasan emosionalnya. Ibarat buah, anak-anak kita menjadi matang secara
buatan yang instant. Sehingga hasilnya pun menjadi anak-anak yang hanya pandai
di bidang pelajaran semata. Mereka kurang pandai dalam hal bersosialisasi
dengan lingkungan. Mereka kurang pandai mengambil nilai-nilai kehidupan
bermasyarakat yang positif. Tidak jarang mereka terjatuh ke dalam jurang
kenalan remaja.
Terjadinya kenalan remaja sebenarnya merupakan akibat kurangnya
perhatian orang tua kepada anak-anaknya. Sehingga anak-anak akan mencurahkan
segala macam persoalan atau problem yang dihadapinya ke lingkungan di luar
rumahnya. Di luar rumah seakan mereka mendapatkan tempat yang cocok untuk
menumpahkan segala macam problema hidupnya, karena memang di dalam rumah mereka
tidak pernah diperhatikan oleh orang tuanya. Di dalam rumah, orang tua hanya
berperan sebagai hakim yang serba melarang dan menghukum dengan mengatakan
jangan begini atau jangan begitu. Akibatnya permasalahan mendasar yang dihadapi
anaknya tidak akan pernah diketahui oleh orang tuanya.
Di sinilah barangkali benang merah yang bisa kita ambil sebagai
pelajaran. Jangan jadi orang tua hanya berkomunikasi kepada anak-anak pada
waktu pagi hari dengan mengatakan bangun!, mandi!, sarapan pagi!, sekolah!.
Kemudian pada sore hari mengatakan pulang!, mandi!, makan!, belajar!. Tanpa
komunikasi timbal balik antara orang tua dan anak.
Jadi dari sekilas gambaran di atas dapat kita simpulkan bahwa,
bila kita menghendaki anak-anak kita menjadi anak yang saleh, maka:
1. Jalan satu-satunya kita sebagai orang tua harus saleh
terlebih dahulu.
2. Berikanlah contoh yang baik kepada anak-anak Anda.
3. Berikanlah perhatian penuh kepada anak-anak Anda. Jangan
hanya bisa melarang dan menghukum saja.
4. Dengarkan apa problema mereka. Luangkan waktu khusus untuk
mendampingi mereka di dalam rumah.
Apabila Anda sebagai orang tua bisa menjadi figur yang saleh di
mata anak-anak Anda, niscaya anak-anak Anda akan meniru Anda. Jangan pernah
salahkan lingkungan bila anak-anak Anda terjerumus ke dalam kelompok kenakalan
remaja. Karena lingkungan sekitar Anda sebenarnya tercipta mulai dari rumah
tangga Anda.
Regards,Yudi Riswandy,www.goesmart.com
Label:
animasi,
belajar,
goesmart,
guru,
indismart,
jejaring sosial pendidikan,
konten,
konten pelajaran,
murid,
pembelajaran,
pendidikan,
pengajar,
peserta,
siswa,
teknologi
Langganan:
Postingan (Atom)