Senin, 22 April 2013

Pendidikan Jujur yang Membebaskan

Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.


Apa yang bisa mengguncang institusi pendidikan prestisius? Ternyata bukan nilai, sarana-prasarana, atau dana, tapi ketidakjujuran.
Itulah yang terjadi di Universitas Harvard, AS, yang prestisius itu. Baru-baru ini Harvard terguncang hebat oleh skandal ”nyontek” yang melibatkan sekitar 125 mahasiswa dalam mata kuliah pemerintahan.
Sesungguhnya penulis rindu guncangan semacam itu juga terjadi dalam pendidikan kita. Guncangan karena skandal ”nyontek” justru menunjukkan penyelenggara pendidikan teguh memperjuangkan martabatnya. Kejujuran harga mati, martabat, sekaligus roh pendidikan. Sebaliknya, menutup-nutupi fakta ketidakjujuran dan beragam dinamika pendidikan manipulatif tindakan pembusukan dunia pendidikan dan penghancuran bangsa.

Alasan mencontek
Ada banyak alasan mengapa siswa/mahasiswa mencontek. Pada kasus Harvard, pencontek- an dilakukan puluhan atlet universitas itu. Diduga, seperti banyak perguruan tinggi lain, Harvard memberikan keringanan bagi para atlet mahasiswa. Dalam konteks ini, mencontek terjadi karena pencontek tak ada di tempat belajar yang tepat. Pembelajar harus mempertimbangkan kultur dan dinamika tempat belajarnya agar terhindar dari tekanan terlampau tinggi karena tuntutan institusi pendidikan di luar kemampuannya. Sekolah/universitas yang ”bagus dan baik” belum tentu berguna bagi semua pembelajar.
Tekanan yang terlampau berat juga terjadi karena tuntutan prestasi/nilai. Tuntutan itu bisa datang dari orangtua atau lembaga. Sesungguhnya tak selalu salah menuntut pembelajar mendapat prestasi tinggi asal lembaga pendidikan sungguh-sungguh menekankan dan menghargai proses. Nalarnya: kalau semua proses pendidikan berjalan dengan baik, akuntabel, dan transparan, nilai/prestasi yang baik akan terjadi dengan sendirinya.
Sayangnya, pendidikan kita telah mengabaikan proses. Akibatnya sebagian besar pembelajar di negeri ini tak memiliki kepercayaan diri. Ketika penulis bertanya kepada para murid tentang alasan mereka sulit mengendalikan dorongan spontan untuk tidak mencontek adalah nihilnya kepercayaan diri. Sejak SD mereka tak pernah mengalami nikmatnya belajar, indahnya belajar dengan menekuni proses. Lebih parah lagi, guru mereka tak banyak menghargai, apalagi mengajarkan proses belajar.
Kita bisa memahami pengakuan para murid itu ketika menyadari rendahnya kompetensi guru. Kian jarangnya digunakan soal-soal uraian dalam ujian adalah petunjuk lain. Pragmatisme pembelajaran yang berjiwa hedonis dengan menjadikan nilai ujian sebagai penentu prestasi pantas kita pertimbangkan juga. Padahal, banyak pembelajar sesungguhnya unggul dalam mengerjakan tugas harian (proses), tetapi ringkih saat ujian karena kurang percaya diri. Di sini kita mestinya sadar, para pencontek itu adalah korban dinamika pembelajaran yang pragmatis-hedonis, mengabaikan proses, tidak transparan dan akuntabel.
Kita juga mesti merenung jujur: tidakkah dinamika pendidikan yang begitu memuja pencitraan dan beragam tindakan manipulatif hanya akan melahirkan generasi pencontek? Apalagi bila dinamika semacam itu justru difasilitasi dan dimobilisasi lembaga pemerintahan-negara. Itu sebuah pelanggaran hak asasi manusia yang serius, sistematis, dan kejam, tetapi terjadi dalam sunyi. Lebih parah lagi, ini efektif menghancurkan eksistensi bangsa kita karena pada saatnya negeri ini akan diurus generasi nihil kepercayaan diri.

Pembelajar jujur
Pendidikan jujur niscaya demi menjaga eksistensi bangsa ini dalam percaturan dunia. Pendidikan jujur meniscayakan dinamika pembelajaran yang menekankan dan menghargai proses, transparan, serta akuntabel. Dinamika pendidikan semacam itu membantu pembelajar mengalami apa yang oleh Paulo Freire disebut humanisasi.
Dalam humanisasi, manusia dibantu menyadari keterbatasannya dengan praksis. Pendidikan yang menekankan dan menghargai proses membantu pembelajar menyadari keterbatasannya hingga sanggup mengatasi situasi yang membatasinya itu.
Karena itu, pembelajar perlu dibantu memilih institusi belajar yang memiliki kultur dan dinamika pembelajaran yang cocok baginya. Tujuannya agar pembelajar mampu berproses. Ia mampu nyaman dengan dirinya, menentukan target prestasi yang terukur, serta melakukan dinamika proses pembelajaran yang unik untuk mencapai target itu. Pada akhirnya ia terbantu untuk memiliki banyak pengalaman sukses dan melampaui keterbatasan-keterbatasan yang disadarinya. Inilah jalan melahirkan generasi berkarakter dan jujur.
Beragam pencitraan dan kastanisasi pendidikan yang memengaruhi perekrutan pembelajar perlu dipertimbangkan. Institusi pendidikan sebaiknya merekrut mereka yang mampu belajar sesuai kultur institusinya. Sekolah/ universitas dibangun untuk pembelajaran, bukan gerombolan.

BeritaKaget.com // Ilham Mahesa Sinaga // 30 Oct 2012 

Regards,
Yudi.R
www.goesmart.com

Jumat, 19 April 2013

Tips Mendidik Anak Agar Patuh dan Cerdas

Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.

Pendidikan untuk putra-putri anda sangatlah penting guna menuntun buah hati anda bisa tumbuh pintar, berkarakter, cerdas dan tentunya bermoral.

Berikut beberapa tips untuk membimbing anak-anak anda agar menjadi pintar sebagaimana yang anda harapkan selaku orangtua.

Ajaklah untuk bicara. ceritakan perihal apa saja kepadanya. yang jelas, hingga anak tahu, ia yaitu pusat perhatian anda. ini dapat beri dukungan pengembangan pengetahuan bhs serta berpikir.

Tentukan buku anak-anak dengan huruf yang besar serta gambar yang jelas. ini dapat menolong anak-anak mengerti apa yang mereka tengok serta juga pelan-pelan studi membaca kalimat.

Beli kaset / vcd / dvd didalam bhs asing. dapat lebih mudah untuk anak menangkap bhs asing dari pada lantas.

Beli software computer untuk anak balita. banyak perangkat lunak yang menggunakan kursus keyboard kemahiran untuk anak-anak sebelum saat umur 2, 5 th. kurang kemungkinan untuk menggunakan mouse.

Beli huruf terbuat dari plastik serta simpan di kamar mandi. setiap saat mandi, memperkenalkan cii-ciri baru serta janganlah berulang-ulang hingga anak hafal. dengan demikian, anak-anak perlahan dapat mulai pelajari hubungan pada bicara serta menulis didalam bhs.

Senantiasa lakukan pengulangan. beberapa orang tua jadi frustrasi bila anaknya berkali-kali membaca satu halaman di buku yang sama atau melihat film / vcd yang itu saja. janganlah bingung serta panik ! ini yaitu sisi mutlak dimana anak tahu info tersebut.

Beli huruf-huruf serta angka-angka yang terbuat dari magnet. perihal ini sangat mungkin anak bermain sembari studi di depan lemari es. memperkenalkan kalimat baru tiap-tiap minggu.

Baca cerita tiap-tiap hari. baca dengan intonasi serta ekspresi layaknya kita tengah bermain drama.
ingat, pendidikan jasmani terkait segera dengan pendidikan akademis.

Penelitian tunjukkan perkembangan otak juga terkait jamant dengan pendidikan jasmani, layaknya merangkak sebelum saat umur 1 th.. bila anda serta anak-anak kerap lakukan aktivitas olah raga berbarengan, ini bisa menolong menambah perkembangan fisik anak serta otak. apakah itu jalan, menunggang kuda, berenang, serta yang lain.

Beli satu set pelajaran serta pendidikan untuk anak. ini terhitung buku, video, kaset, serta bagaimana mengajarkannya. membaca serta studi baik anak-anak. beli ensiklopedia diilustrasikan spesial untuk anak-anak juga, tidak ada salahnya.

Cara mendidik anak yang salah
Terlalu berlebihan
 Menurut judy haire, “banyak orang tua menggunakan 100 km per jam mengeringkan rambut, daripada menyempatkan 1 jam berbarengan anak mereka”. Anak butuh waktu sendiri untuk rasakan kebosanan, karena perihal itu dapat meningkatkan anak memunculkan kreatifitas tumbuh.

Bertengkar di hadapan anak

Menurut psikiater sara b. Miller, ph. D., tingkah laku yang sangat punya pengaruh mengakibatkan kerusakan yaitu “bertengkar” di hadapan anak. Waktu orang tua bertengkar didepan anak mereka, terutama anak lelaki, maka akhirnya yaitu seorang calon pria dewasa yang tidak peka yang tidak bisa terkait dengan wanita dengan sehat. Orang tua semestinya menghangatkan diskusi di antara mereka, tanpa anak-anak di sekitar mereka. Lumrah saja apabila orang tua tidak sama pendapat namun upayakan tanpa amarah. Janganlah buat perasaan tidak aman serta ketakutan pada anak.

Tidak konsisten

Anak butuh jadi bahwa orang tua mereka bertindak. Janganlah biarlah mereka memohon serta merengek jadi senjata yang ampuh untuk memperoleh apa yang mereka kehendaki. Orang tua mesti tegas serta berwibawa di hadapan anak.

Meremehkan kata hati

Menurut lisa balch, ibu dua orang anak, “lakukan saja cocok dengan kata hatimu serta biarlah mengalir tanpa meremehkan juga suara-suara di sekelilingnya yang melemahkan. Saya banyak studi bahwa orang tua semestinya memiliki kepekaan yang tajam perihal sesuatu”.

Terlampau banyak nonton tv

Menurut neilsen media research, anak-anak amerika yang berumur 2-11 th. Melihat 3 jam serta 22 menit siaran tv 1 hari. Melihat televisi dapat bikin anak malas studi. Orang tua condong membiarkan anak berlama-lama didepan tv di banding mengganggu kegiatan orang tua. Orang tua amat mustahil bisa memfilter masuknya iklan negatif yang tidak mendidik.

Segala nya diukur dengan materi

Menurut louis hodgson, ibu 4 anak serta nenek 6 cucu, “anak saat ini memiliki banyak benda untuk dikoleksi”. Tidaklah salah memanjakan anak dengan mainan serta liburan yang mewah. Namun yang semestinya disadari yaitu anak anda memerlukan quality time berbarengan orang tua mereka. Mereka condong pingin didengarkan dibanding diberi suatu hal serta diam.

Berlaku berat sebelah

Sebagian orang tua terkadang lebih beri dukungan anak serta berlaku memihak anak sembari menjelekkan pasangannya didepan anak. Mereka dapat hilang persepsi serta condong terpola untuk berlaku berat sebelah. Sempatkan waktu berbarengan anak minimal 10 menit disela aktivitas anda. Serta yakinkan anak tahu waktu berbarengan orang tua yaitu waktu yang tidak bisa diinterupsi.


Regards,
Yudi.riswandy
www.goesmart.com

Kamis, 18 April 2013

10 Fenomena yang Tak Dapat Dijelaskan oleh Sains

Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.

Ilmu pengetahuan memang menakjubkan. Mampu menyibak beragam misteri kehidupan. Mencari energi alternatif, mengobati penyakit, menjelajah antariksa, bahkan menciptakan mahluk hidup buatan. Semua keajaiban sains itu membuat kita terheran-heran.

Tapi tidak semua misteri kehidupan bisa dipecahkan. Masih banyak fenomena lain yang belum dapat terjawab oleh ilmu pengetahuan. Livescience.Con mencatat ada 10 fenomena yang hingga kini belum dapat dijelaskan secara ilmiah. Apa saja itu? Mari kita simak. Siapa tahu Anda mau menambahkannya.
  1. Dengungan Taos
    Penduduk dan pengunjung kota kecil Taos di New Mexico selama bertahun-tahun diganggu oleh dengungan aneh. Suara berfrekuensi rendah tersebut mengumandang di sepanjang udara gurun pasir. Uniknya, hanya 2 persen dari penduduk setempat yang mendengar suara itu. Sebagian orang meyakini suara itu disebabkan oleh getaran yang tidak biasa. Hingga hari ini misteri dengungan aneh ini belum jua terpecahkan.
  1. Bigfoot
    Selama puluhan tahun dilaporkan temuan mahluk besar berambut, berkaki besar dan meninggalkan jejak di sepanjang daerah di Amerika. Bahkan ada saksi matanya juga. Lucunya, tidak ada temuan berupa potongan organ tubuh sama sekali. Hanya berupa rekaman foto dan film. Sama dengan monster Loch Ness, Bigfoot oleh mayoritas orang dianggap hanya mitos. Secara ilmiah belum terbuktikan keberadaannya.
  1. Intuisi 
    Sebagian orang menyebutnya "indra keenam". Nyaris semua orang pernah berpengalaman menggunakan intuisinya baik sengaja maupun tidak. Misalnya saat kita merasa ada sesuatu yang salah, ternyata benar. Kajian psikologi menganalisanya sebagai kemampuan manusia mengenali suatu peristiwa dengan mengumpulkan informasi sekitar. Kita bisa tahu tentang sesuatu tanpa paham bagaimana caranya. Tapi belum ada jua penjelasan yang dapat diterima di dunia sains tentang ini.
  1. Menghilang Secara Misterius
    Manusia bisa hilang karena banyak alasan. Melarikan diri, kecelakaan, terbunuh, dan masih dapat ditemukan. Namun ada beberapa kasus dimana orang menghilang secara misterius. Sebut saja sejumlah kru kapal Spanyol Marie Celeste, Jimmy Hoffa, Amelia Earthart dan Natalee Holloway. Nama-nama tersebut adalah orang yang menghilang tanpa jejak. Belum ada juga penjelasan ilmiah tentang misteri ini.
  1. Hantu
    Dari karya Shakespeare, Machbet sampai aneka acara televisi terkini, selalu menceritakaan adanya roh orang yangsudah meninggal. Di seantero dunia, perbagai negara, orang percaya adanya hantu. Pemburu hantu serta teknologi paling anyar mencoba menjelaskan secara ilmiah tentang mahluk tersebut. Sayang, masih belum ada penjelasan yang dapat diterima dengan pengetahuan manusia.
  1. Déjà vu 
    Berasal dari bahasa Perancis yang artinya “pernah terlihat”, déjà vu adalah peristiwa dimana kita merasa pernah mengalami kejadian yang sama di masa silam. Nyaris semua orang mengalaminya. Ada yang menganggap sebagai pengalaman di kehidupan sebelumnya. Para psikolog mencoba menjelaskannya secara naturalistik. Tapi kejadian ini tetaplah misteri.
  1. UFOs 
    Tak bisa disangkal bahwa begitu banyak orang bersaksi melaporkan keberadaan Unidentified Flying Objects (UFOs), Dari piring terbang hingga mahluk berkepala botak dengan mata memanjang. Para astronom percaya bahwa meteor berasal dari angkasa luar. Namun apakah ada mahluk hidup di luar sana? Sebuah pertanyaan yang belum dijawab oleh sains.
  1. Pengalaman Nyaris Mati dan Hidup
    Sesudah Mati Di Indonesia dikenal istilah mati suri, mati sesaat lalu hidup kembali. Ternyata kejadian ini dialami oleh manusia di semua benua di dunia. Pengalaman ini rata-rata berkisah tentang sinar yang menyilaukan yang dijumpai saat menuju ke alam baka. Kaum skeptis menganggapnya hanya sebagai halunisasi. Orang yang relijius meyakini bahwa sinar itu adalah Tuhan. Penjelasan ilmiahnya? Belum ada.
  1. Kekuatan Psikis
    Ini adalah kekuatan yang melebihi intuisi, dimana orang bisa meramalkan apa yang akan terjadi di masa mendatang. Sebagaian mendapatkan dari mimpi atau mendadak mendapat pengelihatan tentang apa yang akan terjadi. Di Indonesia dikenal sebagai paranormal atau dukun atau peramal. Kekuatan ini juga belum dapat dianalisa secara sains.
  1. Hubungan Tubuh dan Pikiran
    Ilmu kesehatan memang mempercayai bahwa pikiran kita sangat mempengaruhi kondisi fisik. Pada efek plasebo misalnya, mendemonstrasikan bagaimana suatu penyakit dapat berangsur membaik dengan cara si pasien memikirkan hal-hal positif. Atau penderitaan mental yang justru memperburuk kondisi kesehatan. Tapi sampai sekarang ilmuwan belum mampu menjelaskan detail ilmiah hubungan antara pikiran dan tubuh kita.

Regards,
Yudi.R
www.goesmart.com

Rabu, 17 April 2013

Menjadikan Blog Sebagai Ladang Bisnis

Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.

Blogging tidak hanya dilakukan sekedar untuk menuliskan sebuah cerita untuk dishare dengan orang banyak, namun kegiatan ini bisa bermetamorfose menjadi sebuah media yang bisa dipergunakan untuk kepentingan ekonomi. Ada banyak sekali kegiatan dunia online yang bisa digarap untuk sekedar mendapatkan tambahan uang saku atau secara serius dipergunakan untuk memperbesar dunia bisnis yang digeluti. Nah, yang menarik untuk dipikirkan adalah apakah kita sudah melirik blogging sebagai media untuk kepentingan bisnis?
Mengapa blog menjadi sebuah media yang potential untuk mendapatkan tambahan uang saku? Di bawah ini beberapa catatan pribadi saya:
1. Perilaku masyarakat modern
Kemajuan teknologi (baca: internet) yang semakin murah dan terjangkau juga  harga perangkat yang terhubung dengan internet seperti smartphone dan tablet yang semakin murah, membuat perubahan dalam perilaku masyarakat ketika mencari sebuah informasi. Dengan berbekal sebuah telpon pintar (smartphone) serasa dunia dalam genggaman.
Saya sendiri selalu mengandalkan search engine seperti Google untuk mencari sebuah informasi yang saya perlukan baik informasi umum ataupun informasi khusus seperti jualan online. Cukup dengan mengetikan sebuah kata kunci, Google akan menghadirkan banyak sekali informasi yang tersebar di dunia maya. Coba dibayangkan, jika kebetulan informasi yang diklik oleh user adalah blog kita, tentu ini menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat apalagi blog kita berisi informasi yang bersifat promotif. Selama blog kita online, selama itu pula informasi yang kita upload di blog akan diakses oleh user.
2. Hubungan Langsung Antar Penjual dan Pembeli
Blog sebagian besar dikelola oleh perorangan sehingga user bisa langsung berkomunikasi dengan pihak penjual atau pemilik blog secara langsung. Misalnya, jika seseorang memiliki usaha jual beli online, maka dia bisa bisa menuliskan aktifitas jual beli online yang digelutinya sehingga blognya tidak hanya berisi informasi seputar dunia jual beli online tetapi juga mengenalkan bisnisnya kepada masyarkat luas.
Saya pribadi terkesan dengan seseorang yang mengelola sebuah blog seputar perbaikan AC mobil. Kebetulan saat itu saya sedang online untuk mencari informasi perbaikan AC mobil di wilayah Jogja. Tanpa disadari saya menemukan sebuah blog yang berisi seputar perawatan AC mobil. Saya terkesan dengan cara dia menguraikan secara rincin seputar AC mobil. Setelah membaca blog tersebut, saya memutuskan untuk menghubungi pemilik blog yang ternyata memiliki bisnis AC mobil. Akhirnya saya datang ke bengkel tersebut dan melakukan perbaikan AC mobil. Hasilnya memang bagus seperti yang diuraiakan dia di blog.
Pengalaman kedua adalah ketika saya sedang iseng-iseng ingin membeli sebuah rumah di Jogja. Seperti biasa, saya selalu searching informasi tentang jual beli rumah di Jogja. Tanpa disadari saya menemukan sebuah blog yang berisi tentang jual beli rumah. Setelah sekian waktu saya mempelajari blog yang bersangkutan, akhirnya saya memutuskan untuk menghubungi yang bersangkutan. Saya melihat pemilik blog adalah kontraktor perorangan sebuah rumah di Yogyakarta. Setelah melakukan perjumpaan darat dan bisa mengenal lebih jauh, akhirnya saya memutuskan membeli rumah dari pemilik blog tersebut.Hasilnya memang bagus seperti apa yang diuraikan di blog.
Contoh ketiga adalah ketika saya mencari sebuah hosting untuk blog saya ini, saya berusaha mencari informasi baik dari teman maupun dunia online seperti artikel-artikel yang ditulis oleh blogger. Semua saya review dengan baik-baik. Seperti pengalaman sebelumnya, hasilnya juga sangat memuaskan.
Ketiga contoh di atas menggambarkan jika blogging tidak hanya media untuk sekedar berbagi cerita tetapi juga media untuk mencari keutungan finansial. Namun satu hal yang harus dicatat baik-baik adalah kejujuran dalam dunia blogging. Seorang blogger yang baik tentu akan hati-hati dengan informasi yang dituliskan di blognya, karena blogging adalah sebuah investasi informasi untuk masa kini dan yang akan datang. Kejujuran dalam menyampaikan informasi di blog akan menjadi kunci kehidupan blog dan bisnis yang digelutinya. Nah, bagaimana dengan sobat blogger semua? Apakah sobat blogger ingin menjadikan blog sebagai media untuk mencari keuntungan finansial?
Regards,
Yudi.R
www.goesmart.com

Selasa, 16 April 2013

Tips menghilangkan Ketegangan saat Menghadapi UN

Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.

oleh Iwan Ardhie Priyana
Ketegangan adalah gejala kejiwaan yang umum di alami saat menghadapi peristiwa yang penting dan menentukan, misalnya mengadapi Ujian Nasion al, menunggu pengumuman hasil Ujian dsb. Resiko dari ketegangan ini bisaanya hilangnya kosentrasi sehingga tidak bisa focus tehadap suatu masalah. Lebih gawat dari itu, ketegangan bisa menyebabkan pikiran menjad “blank” dan ujungnya tentu seseorang tidak mampu b erpikir secara optimal untuk memecahkan berbagai persoalan yang dihadapinya.Ketegangan sebenarnya memang gejala yang umum, dan sebenarnya hanya muncul sesekali saja., jadi bukan penyakit.
Para siswa sekolah yang sedang mengikuti UN hari-hari ini sedang mengalami ketegangan yang luar bisaa. Hal ini disebabkan karena UN akan mejadi penentu seorang siswa dinyatakan lulus atau tidak. Sementara itu , BNSP (Badan Nasional Standar Pendidikan ) tahun ini menaikkan standar kelulusan menjadi rata-rata 5, 5 untuk semua mata pelajaran. Hal ini lah menyebabkan para siswa mengalami ketegangan. Tidak hanya siswa, guru dan orang tua pun mengalami ketegangan dan mungkin juga kepanikan yang luar biasa. Siapa sih yang mau anaknya tidak lulus?
Untuk menghilangkan ketegangan, dapat dilakukan dengan relaksasi. Tips di bawah ini mungkin bisa di coba. Tips berikut dapat dilakukan oleh orang tua juga para guru di sekolah dengan cara membimbing anaknya, atau anaknya sendiri yang melakukannya .
1. Cari tempat yang tenang , di dalam rumah .
2. Lakukan baik dengan cara terbaring, atau duduk besender, yang penting rileks.
3. Tutup mata pelan-pelan dan tarik serta keluarkan nafas perlahan-lahan selama beberapa menit.
4. Fokuskan perhatian pada nafas yang masuk dan ke luar lewat hidung.
5. Lemaskan seluruh anggota badan, seakan-akan menjadi tidak bertenaga.
6. Kepalkan tangan kanan erat-erat dan bayangkan anda sedang menggagam sebuah bola pingpong/tenis meja, imajinasikan bahwa bola pingpong itu adala ketegangan Anda.
7. Lakukan itu sehingga ANda benar-benar sedang memegangang bola yang pingpong.
8. Angkat angan Anda perlahan-lahan, dan imajinasikan Anda seakan-akan sedang bersiap untuk melempar bola pingpong tersebut yang berisi ketagangan anda jauh-jauh.
9. Lemparkanlah “bola” pingpong itu sejauh-jauhnya.
10. Setelah itu , genggam kedua tangan anda seakan-akan anda sedang memagang sesuatu pada genggaman tangan Anda. Imajinasikan bawah yang sedang anda genggam adalah rasa percaya diri untuk bisa menghadapu UN.
11. Angkat kedua tangan tersebut dan tekankan ke dalam dada sambil anda katakan dalam hati “percaya diri” berulang-ulang, dan imajinasikan seakan-akan anda sedang memasukan rasa percaya diri tersebut ke dalam dada anda.
12. Ucapkan doa kepada Allah, mintalah kekuatan karena hanya Allah yang memilki kekuasan untuk melakukan apapun yang kita harapkan. Berdoalah kepadanya agar Allah memberikan kemudahan dalam menghadapi setiap rintangan.
13. AKhiri kegiatan ini dengan cara membuka mata pelan-pelan dan ucapkan Alhamdulillah.
Lakukan kegiatan tersebut dengan santai dan jangan terburu-buru,
Selamat mencoba.
(Latihan relaksasi ini pernah dicobakan pada murid-murid saya di sekolah, satu minggu sebelum UN , dan menurut mereka setelah melakukan relaksasi ini mereka menjadi lebih tenang dan lega)

Regards,Yudi.R,www.goesmart.com

Senin, 15 April 2013

Tips Bisa Sukses Saat Ujian

Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.

Pendidikan merupakan tahapan awal bagi siapapun untuk mengejar karir atau cita-citanya. Sukses dalam proses pendidikan memberikan modal yang baik kepada siapapun untuk mengejar harapan dan impian yang dimilikinya. Gagal dalam proses pendidikan akan memberikan dampak yang buruk terhadap anda kedepannya.

Banyak siswa pintar, namun tidak semua dari mereka sukses diakhir perjalanan pendidikan yang dijalaninya. Banyak factor yang mempengaruhi
 kesuksesan seorang pelajar dalam mengakhiri suatu jenjang pendidikan, baik di level dasar, SMP, SMA dan seterusnya. Ada banyak hal penting yang harus anda persiapkan agar semua bisa berjalan sesuai ekspektasi anda.

Tips-tips untuk bisa sukses saat mengikuti ujian di sekolahan
  1.  Rajin belajar
  2.  Belajar mengerjakan tugas tertentu, meskipun kemungkinan tidak akan   dimasukkan dalam materi ujian.
  3. Pecahkan kesulitan yang anda alami. Jangan meninggalkan sesuatu yang belum bisa anda kerjakan hingga tiba waktu masa ujian.
  4. Berdiksusi dengan teman-teman anda
  5. Fokus pada materi pelajaran yang kemungkinan akan dimasukkan dalam materi ujian.
  6. Rajin buka buku
  7. Jangan kepedean, sehingga anda kurang maksimal dalam belajar.
  8. Sewaktu mengerjakan tugas, buat driri anda setenang mungkin. Jangan gugup, jangan tegang, dan yakinkan diri anda bahwa anda mampu menyelesaikan semua soal.
  9.  Koreksi ulang apa yang sudah anda kerjakan dalam latihan mengerjakan tugas dirumah.
  10. Cobalah untuk mengerjakan soal-soal yang menurut anda sulit, karena dari sana kemampuan anda akan terasah. Banyak benefit penting yang bisa anda dapat dari hasil latihan sendiri dirumah.
  11. Seselesainya anda mengerjakan tugas ujian, periksalah kembali jawaban yang anda berikan. Hal ini untuk memastikan bahwa semua jawaban sudah benar. 
  12. Jangan lupa berdo’a. Memohon pada yang Kuasa agar anda diberikan kemudahan saat mengerjakan tugas-tugas ujian.
Regards,Yudi R,www.goesmart.com

Kamis, 11 April 2013

Guru itu pilihan hidup saya!

Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.

Oleh Nanang Bagus Subekti
Beberapa kali saya ditanya oleh mahasiswa dan teman-teman saya mengapa saya memilih pekerjaan sebagai seorang guru. Jawaban saya memang sangat sederhana yaitu karena inilah profesi yang cocok dengan isi hati saya.
Keputusan menjadi seorang guru memang hal yang dilematis karena pada saat itu penghargaan menjadi guru sangatlah kecil, jauh dibanding profesi yang lain, apalagi jika posisi saya hanya sebatas sebagai guru honorer atau dosen luar biasa maka penghargaanya sangat kecil.
Ketika masih menjadi tenaga honorer, sangat susah membayangkan apakah pendapat saya akan cukup untuk menghidupi keluarga saya secara layak. Berkali-kali saya berpikir untuk mencari pekerjaan selain menjadi guru, toh hati serasa berat untuk meninggalkan pekerjaan sebagai pendidik ini. Akhirnya, sejak tahun 1999 saya putuskan untuk menekuni dunia pendidikan yang selalu memberikan kepuasan batin yang luar biasa bagi diri saya.
Implikasi dari keputusan untuk menjadi seorang pendidikan adalah saya harus sadar betul dengan penghargaan yang saya akan peroleh kelak. Saya selalu ingat pesan sesama rekan pendidik yang mengatakan ‘kalau mau kaya jangan jadi guru‘. Saya memahami betul apa yang selalu disampaikan teman-teman tersebut. Dalam hati kecil saya ada dorongan besar untuk menunjukan bahwa dengan menjadi guru pun kita bisa hidup cukup bahkan lebih dari cukup.
Jika dilihat lebih jauh mengapa saya tertarik menjadi guru, hal ini tidak lepas dari latar belakang keluarga saya. Bapak saya seorang guru SD swasta sedangkan ibu saya hanya seorang lulusan SD. Hidup di suatu pedesaan tidak memberikan pengalaman yang lebih banyak dibanding anak-anak seusia saya yang tinggal di kota. Figur yang saya hadapi hanyalah Bapak saya yang menjadi seorang guru SD dan aneka pekerjaan sederhana yang saya masih tertarik seperti menjadi seorang sopir bis.
Hampir setiap saat bertanya ke orang tua, jika saya besar sebaiknya menjadi apa. Bapak saya selalu bercerita jika menjadi guru itu enak. Ternyata saran orang tua saya tersebut perlahan-lahan masuk dalam diri saya dan saya mulai tekun belajar. Hampir setiap malam orang tua saya menunggui saya belajar dengan berbekal lampu minyak tanah atau petromax. Maklum hidup di desa yang tanpa listrik hingga saya kelas 6 SD tidak ada TV seperti saat ini. Permainan pun serba kampung alias ndeso sekali seperti main di sawah dan sungai.
Minat menjadi guru terus muncul sejak saya masuk SMP. Ketika itu saya memilih sekolah di lereng merapi Yogyakarta. Sebuah sekolah di pinggiran yang jauh dari pusat kota. Pokoknya semua serba kampung dengan fasilitas pas-pasan. Saya menjumpai seorang guru Bahasa Inggris yang luar biasa. Beliau menunjukan bagaimana mudahnya belajar bahasa Inggris. Sejak itulah saya suka dengan bahasa Inggris, dan ingin menjadi guru bahasa Inggris.
Lain SMP lain SMA. Ketika masuk MAN saya memilih sekolah di kota supaya ada pengalaman lain. Tidak jauh dari pengalaman saat SMP, saat di MAN saya juga menemukan guru Bahasa Inggris yang hebat. Beliau mendorong motivasi saya menjadi guru bahasa Inggris semakin kuat. Akhirnya, saya putuskan mengambil kursus bahasa Inggris yang murah-murah di kota Jogja, dengan tujuan yang penting saya bisa belajar bahasa Inggris. Waktu sehari-hari saya habiskan untuk belajar bahasa Inggris dengan harapan ketika lulus saya bisa menjadi guide pariwisata.
Ketika lulus MAN, saya berpikir kemungkinan untuk kuliah atau mencari pekerjaan lain. Kondisi ekonomi orang tua yang pas-pasan  adalah alasan utama saya. Mempertimbangkan pekerjaan orang tua, maka saya harus mencari kampus yang terjangkau dan murah. Akhirnya saya ambil S1 Pendidikan Bahasa Inggris dan lulus pada tahun 2000. Hampir waktu-waktu kuliah saya habiskan untuk belajar dan bekerja untuk mendapatkan tambahan uang saku. Alhamdulillah, masa kuliah S1 hanya 3.5 tahun dengan bantuan beasiswa dari berbagai lembaga dan perusahaan. Dengan berbekal nilai IPK semester yang baik, saya mendapatkan beasiswa studi.
Lulus pada tahun 2000 saya melamar menjadi asisten dosen dan dosen luar biasa di beberapa PTS di Yogyakarta, beberapa sekolah dan lembaga bimbingan belajar.
Dorongan kuat untuk belajar terus mengalir, sehingga saya memutuskan untuk studi lanjut. Saya melihat biaya S2 sangat mahal sekali dan orang tua tidak akan mampu. Bahlan tabungan saya pun tidak cukup untuk S2 di Yogyakarta.Tidak ada solusi lain kecuali mencari beasiswa. Maka tahun 2002 saya melamar beasiswa dan tahun 2003 saya mendapatkan beasiswa lengkap dengan pelatihanya. Pada tahun itu saya mendapatkan beasiswa S2 dari Pemerintah Australia dengan nama ADS (Australian Development Scholarships) untuk menempuh S2 di Australia.
Pada tahun 2006 saya selesaikan S2 dan ijasah saya keluar 2007. Pada waktu yang bersamaan saya kembali ke Yogyakarta dan mengajar di almamater saya di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa dan beberapa PT di Yogyakarta seperti UT Yogyakarta, Univ PGRI Yogyakarta, Beberapa Akademi, dan menjadi pembicara workshop atau seminar di wilayah Yogyakarta.
Awal 2007 keinginan belajar muncul kembali. Hal serupa saya lakukan yaitu melihat besaran biaya S3 di dalam negeri. Hatipun kaget karena biayanya sangat tinggi sekali. Dalam hati saya, tidak ada alasan lain selain mencari beasiswa. Pada akhir tahun 2007, saya kirimkan aplikasi untuk melamar beasiswa LN Dikti. Alhamdulillah lolos dan tahun 2008 saya kembali ke Australia di kampus yang sama untuk melanjutkan studi S3.
Masa – masa studi saya menikmati sekali. Banyak hal yang ingin saya pelajari tetapi dana mepet. Pada suatu ketika, saya ingin belajar langsung dengan ahli pendidikan bahasa Inggris. Saya sampaikan ke supervisor PhD saya, jika ada summer course yang bagus di UNSW Sydney, tetapi saya tidak sanggup membayar uang kuliah, tiket pesawat dan akomodasi. Hal yang sama terulang kembali. Saya membuat aplikasi Grant untuk program ini. Dengan bahasa Inggris yang cukup bagus dan alasan yang kuat, maka saya mendapatkan dana dari Flinders University, Adelaide untuk mengikuti summer course di UNSW (University of New South Wales) Sydney. Semua ditanggung oleh pihak universitas dan tidak keluar uang sepeser pun.
Cerita saya di atas hanyalah sebagai gambaran cerita anak kampung yang tidak pernah masuk di sekolah SD, SMP dan SMA yang hebat dengan impian selangit. Saya menyadari jika saya buka orang brilian dengan IQ super dan idealisme yang hebat tetapi berusaha untuk tampil semaksimal mungkin menggali potensi yang ada dalam diri kita. Jika dikaitkan dengan ajaran agama, maka rezeki Yang Kuasa itu luas dan tidak ada yang tahu, karena rezeki itu sebuah misteri.
Kesuksesan saya ini tidak saya capai sendirian, di sana ada keluarga besar dan keluarga inti saya. Saya sangat bersyukur sekali memiliki keluarga yang sangat mendukung karir saya (istri dan 2 orang anak saya), sehingga harus ikut wira-wiri ke sana kemari.
Semoga cerita ini memberikan inspirasi bagi kita untuk tetap maju dan jangan takut melangkah. Selama kita konsisten dengan sesuatu yang baik dan tulus, Insya Allah jalan kemudahan pasti akan datang.

Regards,Yudi.R,www.goesmart.com 



Rabu, 10 April 2013

Gimana Pelangi terbentuk?

Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.

Fenomena alam ini hanya muncul sehabis hujan. Begitu indah sehingga menginspirasi banyak lagu, dongeng, dan legenda. Tapi dari kacamata sains, pelangi sangat sederhana. Itu cuma fisika optik semata.
Kunci terjadinya pelangi adalah pembiasan cahaya. Ketika dibiaskan, cahaya akan berubah arah. Biasanya pembelokan ini terjadi ketika cahaya pindah dari medium satu ke yang lain. Hal ini terjadi karena cahaya bergerak dengan kecepatan berbeda dalam medium berlainan.
Ketika memasuki prisma kaca, cahaya akan dibelokkan. Begitu pula jika keluar dari prisma.

Selain membiaskan cahaya, prisma memisahkan cahaya putih menjadi komponen warnanya. Warna cahaya yang berlainan ini berbeda frekuensinya, sehingga memiliki kecepatan tempuh berbeda ketika memasuki suatu zat.
Cahaya yang kecepatannya rendah di dalam kaca akan dibelokkan lebih tajam ketika pindah dari udara ke kaca, karena perbedaan kecepatannya berlainan. Tak mengherankan jika komponen yang membentuk cahaya putih dipisahkan berdasarkan frekuensinya ketika melewati kaca. Pada prisma, cahaya akan dibelokkan dua kali, ketika masuk dan keluar, sehingga penyebaran cahaya terjadi.

Tetesan air hujan dapat membiaskan dan menyebarkan cahaya mirip sebuah prisma. Dalam kondisi yang tepat, pembiasan cahaya ini membentuk pelangi.

Regards,
Yudi.Ry,
www.goesmart.com

Selasa, 09 April 2013

GAYA BELAJAR PADA ANAK

Segera bergabung di www.goesmart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.

Gaya Belajar Anda Visual, Auditori, atau Kinestetik ?

Dalam buku Quantum Learning dipaparkan 3 modalitas belajar seseorang yaitu : “modalitas visual, auditori atau kinestetik (V-A-K). Walaupun masing2 dari kita belajar dengan menggunakan ketiga modlaitas ini pada tahapan tertentu, kebanyakan orang lebih cenderung pada salah satu di antara ketiganya”.

1. Visual (belajar dengan cara melihat)
Lirikan keatas bila berbicara, berbicara dengan cepat. Bagi siswa yang bergaya belajar visual, yang memegang peranan penting adalah mata / penglihatan ( visual ), dalam hal ini metode pengajaran yang digunakan guru sebaiknya lebih banyak / dititikberatkan pada peragaan / media, ajak mereka ke obyek-obyek yang berkaitan dengan pelajaran tersebut, atau dengan cara menunjukkan alat peraganya langsung pada siswa atau menggambarkannya di papan tulis. Anak yang mempunyai gaya belajar visual harus melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya untuk mengerti materi pelajaran. Mereka cenderung untuk duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas. Mereka berpikir menggunakan gambar-gambar di otak mereka dan belajar lebih cepat dengan menggunakan tampilan-tampilan visual, seperti diagram, buku pelajaran bergambar, dan video. Di dalam kelas, anak visual lebih suka mencatat sampai detil-detilnya untuk mendapatkan informasi.
Ciri-ciri gaya belajar visual :
² Bicara agak cepat
² Mementingkan penampilan dalam berpakaian/presentasi
² Tidak mudah terganggu oleh keributan
² Mengingat yang dilihat, dari pada yang didengar
² Lebih suka membaca dari pada dibacakan
² Pembaca cepat dan tekun
² Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tapi tidak pandai memilih kata-kata
² Lebih suka melakukan demonstrasi dari pada pidato
² Lebih suka musik dari pada seni
² Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulanginya
Strategi untuk mempermudah proses belajar anak visual :
1. Gunakan materi visual seperti, gambar-gambar, diagram dan peta.
2. Gunakan warna untuk menghilite hal-hal penting.
3. Ajak anak untuk membaca buku-buku berilustrasi.
4. Gunakan multi-media (contohnya: komputer dan video).
5. Ajak anak untuk mencoba mengilustrasikan ide-idenya ke dalam gambar.
2. Auditori (belajar dengan cara mendengar)
Lirikan kekiri/kekanan mendatar bila berbicara, berbicara sedang2 saja. Siswa yang bertipe auditori mengandalkan kesuksesan belajarnya melalui telinga ( alat pendengarannya ), untuk itu maka guru sebaiknya harus memperhatikan siswanya hingga ke alat pendengarannya. Anak yang mempunyai gaya belajar auditori dapat belajar lebih cepat dengan menggunakan diskusi verbal dan mendengarkan apa yang guru katakan. Anak auditori dapat mencerna makna yang disampaikan melalui tone suara, pitch (tinggi rendahnya), kecepatan berbicara dan hal-hal auditori lainnya. Informasi tertulis terkadang mempunyai makna yang minim bagi anak auditori mendengarkannya. Anak-anak seperi ini biasanya dapat menghafal lebih cepat dengan membaca teks dengan keras dan mendengarkan kaset.
Ciri-ciri gaya belajar auditori :
² Saat bekerja suka bicaa kepada diri sendiri
² Penampilan rapi
² Mudah terganggu oleh keributan
² Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan dari pada yang dilihat
² Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
² Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca
² Biasanya ia pembicara yang fasih
² Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya
² Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
² Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan Visual
² Berbicara dalam irama yang terpola
² Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, berirama dan warna suara
Strategi untuk mempermudah proses belajar anak auditori :
1. Ajak anak untuk ikut berpartisipasi dalam diskusi baik di dalam kelas maupun di dalam keluarga.
2. Dorong anak untuk membaca materi pelajaran dengan keras.
3. Gunakan musik untuk mengajarkan anak.
4. Diskusikan ide dengan anak secara verbal.
5. Biarkan anak merekam materi pelajarannya ke dalam kaset dan dorong dia untuk mendengarkannya sebelum tidur.
3. Kinestetik (belajar dengan cara bergerak, bekerja dan menyentuh)
Lirikan kebawah bila berbicara, berbicara lebih lambat. Anak yang mempunyai gaya belajar kinestetik belajar melalui bergerak, menyentuh, dan melakukan. Anak seperti ini sulit untuk duduk diam berjam-jam karena keinginan mereka untuk beraktifitas dan eksplorasi sangatlah kuat. Siswa yang bergaya belajar ini belajarnya melalui gerak dan sentuhan.
Ciri-ciri gaya belajar kinestetik :
² Berbicara perlahan
² Penampilan rapi
² Tidak terlalu mudah terganggu dengan situasi keributan
² Belajar melalui memanipulasi dan praktek
² Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
² Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika membaca
² Merasa kesulitan untuk menulis tetapi hebat dalam bercerita
² Menyukai buku-buku dan mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca
² Menyukai permainan yang menyibukkan
² Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang pernah berada di tempat itu
² Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi

Strategi untuk mempermudah proses belajar anak kinestetik:
1. Jangan paksakan anak untuk belajar sampai berjam-jam.
2. Ajak anak untuk belajar sambil mengeksplorasi lingkungannya (contohnya: ajak dia baca sambil bersepeda, gunakan obyek sesungguhnya untuk belajar konsep baru).
3. Izinkan anak untuk mengunyah permen karet pada saat belajar.
4. Gunakan warna terang untuk menghilite hal-hal penting dalam bacaan.
5. Izinkan anak untuk belajar sambil mendengarkan musik.
Gaya belajar dapat menentukan prestasi belajar anak. Jika diberikan strategi yang sesuai dengan gaya belajarnya, anak dapat berkembang dengan lebih baik. Gaya belajar otomatis tergantung dari orang yang belajar. Artinya, setiap orang mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda. Bagaimana dengan gaya belajar Anda?

Diposkan oleh PRIMAGAMA BLIMBING RAYA
Regards,
Yudi.R
www.goesmart.com





Permainan untuk Balita Anda (klik play, pilih lagu di kiri, lalu tekan sembarang tuts)