Kamis, 14 Juli 2011

Problematika Pendidikan di Indonesia

Segera bergabung di www.indi-smart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.




Oleh : Adisa Ittaqa Putri D.S.

Pertengahan tahun seperti saat ini sebagian rakyat Indonesia disibukkan dengan kepentingan pendidikan, khususnya orang tua dan para pelajar. Tepatnya ketika tahun ajaran baru dimulai. Berbagai aktivitas dilakukan demi pendidikan dimulai dari jenjang playgroup hingga perguruan tinggi. Berbagai tempat playgroup, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga perguruan tinggi membuka kesempatan penerimaan siswa-siswi serta mahasiswa baru dan menjaring bibit unggul berprestasi untuk menjadi bagian dari almamater mereka kelak.

Sudah sering dibahas pula di berbagai media massa berkaitan dengan polemik pendidikan. Pendidikan merupakan salah satu tumpuan dan jalan dalam menggapai cita-cita serta masa depan yang lebih baik. Tidak jarang orang tua merogoh kantong lebih dalam karena membiayai pendidikan putra dan putrinya dengan biaya yang sangat tinggi. Beberapa orang tua bahkan menyekolahkannya ke luar negeri dan tentu saja memakan biaya yang tidak sedikit.

Tidak akan pernah ada akhirnya membahas mengenai pendidikan. Bantuan BOS yang diselewengkan di beberapa daerah di Indonesia oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menjadi salah satu masalah penting pendidikan. Belum lagi biaya masuk sekolah yang setiap tahun menanjak dan tidak ada transparansi mengenai rincian dana tersebut. Ditambah biaya-biaya lainnya di luar tagihan sekolah, seperti seragam, alat tulis, biaya kos-kosan, biaya sehari-hari dan biaya tak terduga lainnya.



Jumlah 20% alokasi dana pendidikan dari APBN sepertinya tidak cukup untuk menutupi biaya pendidikan di Indonesia. Banyak hal yang harus dibiayai mengingat tidak adanya pemerataan sarana dan prasarana dari pemerintah, terutama untuk sekolah-sekolah negeri yang berada di pelosok-pelosok daerah. Sering kita mendapatkan berita gedung sekolah rubuh, dan siswa-siswinya harus belajar di tempat yang sangat tidak layak dan ancamannya adalah nyawa, karena sewaktu-waktu gedung tersebut rubuh dapat menimpa mereka.

Ke manakah 20% dana tersebut? Apakah pemerintah tidak memiliki catatan mengenai keluhan masyarakat tentang pendidikan di Indonesia dan bersegera untuk memperbaikinya? Tidakkah pemerintah melihat betapa besar potensi anak-anak Indonesia di bidang pendidikan dengan mencatatkan diri dengan memenangkan Olimpiade tingkat dunia dan anak-anak tersebut berasal dari berbagai penjuru daerah di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia memiliki potensi besar di bidang pendidikan tidak hanya tingkat nasional tetapi internasional.



Seharusnya sudah tidak ada lagi sekolah rubuh, sekolah yang tidak layak, dan tidak ada sekolah di daerah yang kekurangan sarana dan prasarana. Alangkah baiknya pemerintah mencicil untuk melakukan perbaikan di sektor pendidikan. Sudah terlalu banyak  masyarakat merasa kecewa dan sebaiknya pemerintah menyadari akan hal itu.

Dewasa ini biaya pendidikan sudah tidak murah lagi. Untuk masuk ke pra sekolah saja sudah menghabiskan jutaan rupiah, belum lagi di tingkat perguruan tinggi yang merogoh kocek dengan nominal hingga ratusan juta rupiah untuk jalur mandiri. Berbeda lagi apabila jalur SNMPTN dengan biaya yang tidak terlalu tinggi. Akan tetapi, berdasarkan informasi yang saya terima beberapa universitas mematok harga yang sangat tinggi seperti jalur mandiri meskipun lulus perguruan tinggi negeri di jalur SNMPTN. Mengapa bisa terjadi seperti itu? Tidak ada informasi sebelumnya terkait masalah biaya yang tidak sesuai dengan jalurnya. Tentu saja banyak orang tua siswa yang kecewa atas disinformasi tersebut. Karena, berdasarkan pengalaman mereka, biaya SNMPTN itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan biaya ujian mandiri.

Ini adalah hal yang perlu digarisbawahi. Biaya pendidikan semakin mahal tetapi tidak diimbangi dengan sarana serta prasarana pendidikan yang baik di beberapa sekolah daerah di Indonesia. Tidak semua masyarakat Indonesia berlatar belakang ekonomi yang cukup dan tidak semua orang tua mampu menyekolahkan harapan mereka sampai ke jenjang perguruan tinggi. Pokok masalahnya terletak pada biaya. Biaya yang semakin hari semakin tinggi dan kemampuan ekonomi masyarakat yang tidak merata.

Akankah ini akan tetap menjadi masalah yang tidak menemukan penyelesaian?

Adisa Ittaqa P., Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung

Indi-Smart Fun Way to Learn

Segera bergabung di www.indi-smart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.



Oleh: Arsy Rakhmanissazly


Sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia. PT. Telkom Indonesia. Tbk telah beperan banyak pada proses penyebarluasan informasi dan kelancaran komunikasi bagi masyarakat Indonesia. Perkembangan teknologi informasi hingga sampai saat ini kita telah memauski era digitalisasi informasi dimana segala macam informasi dapat diakses kapan pun dimanapun dengan perangkat lunak (software) pada gadget kita masing – masing.

Mustahil sepertinya pada zaman sekarang ini dengan tingginya tingkat mobilitas para penduduk tidak dilengkapi dengan alat komunikasi. Telephone, handphone, tablet, pc apapun jenis dan merk nya fungsi utamanya adalah sama yaitu menghubungkan pribadi dengan sumber informasi lainnya, bisa berupa individu lainnya bisa juga dengan portal – portal berita yang dapat diakses melalui internet.

Dengan berkembangnya teknologi komunikasi dan keberadaan Internet untuk memudahkan segala aktifitas kita maka tidak tertutup kemungkinan kegiatan dan pekerjaan dapat dilakukan secara online via internet.  Mulai dari transaksi bisnis, mengurus keperluan rumah tangga, media informasi dan edukasi kreatif sampai pada kemudahan akses informatif akademik meliputi jadwal akademik sampai pada proses belajar mengajar via online atau yang lebih dikenal dengan istilah e-learning



PT Indi-smart Kreatif Idea adalah sebuah perusahaan yang bermitra dengan PT Telkom Indonesia dalam memperluas pelayanannya sampai pada sarana pendidikan. Di websitenya www.indi-smart.com para pengkases situs dapat menikmati belajar praktis, kreatif dan fun sambil berinternet. Situs yang memang ditargetkan untuk edukasi ini memang lebih memfokuskan materi belajar untuk kalangan pelajar SD, SMP dan SMA. Materi ini dibuat dan dikhususkan karena pada jenjang pendidikan ini materi belajar nya sama dan umum sehingga dapat membantu pelajar maupun pengakses situs lainnya untuk belajar meningkatkan pengetahuannya.

Layanan e – learning ini sendiri tentu saja berbasis online, hanya dengan menggunakan fasilitas internet yang ada, Anda sudah dapat mengakses dan menggunakan pelayanan yang telah disediakan. Indi-smart konten pembelajaran online creative and fun.

Arsy Rakhmanissazly adalah mahasiswi Jurusan Public Relation, Fikom Unpad, Bandung

Indismart, Optimalkan Manfaat Internet Bagi Pelajar

Segera bergabung di www.indi-smart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.




Oleh: Arshindy Amaliza Nuradi


Kemajuan teknologi pada era globalisasi saat ini memungkinkan setiap orang mendapatkan kemudahan dalam berkomunikasi. Seseorang dapat berhubungan dengan orang lain tanpa terkendala jarak. Salah satu teknologi yang memberikan kemudahan itu adalah internet. Seperti yang sudah kita ketahui, internet adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung melingkupi seluruh dunia. Internet membantu kita untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang jaraknya sangat jauh dan tentunya dengan biaya yang sangat murah dibandingkan dengan fasilitas komunikasi lain seperti misalnya telepon atau televisi. Penggunaan internet juga relatif mudah, apalagi dengan banyaknya fiture-fiture jejaring pertemanan seperti Facebook, Twitter, dan lain-lain menjadikan internet sangat digandrungi berbagai kalangan dan berbagai usia.

Berbagai keuntungan bisa didapatkan lewat internet, tidak hanya kemudahan dalam berkomunikasi, pengguna internet juga dapat mengakses informasi-informasi yang diinginkan melalui berbagai situs yang tersedia. Misalnya informasi mengenai berita terkini, pendidikan, agama, dan berbagai pengetahuan lainnya. Akan tetapi, bila tidak dilandasi dengan niat pemanfaatan yang baik, internet juga dapat memberikan pengaruh negatif. Sebagai contoh, informasi-informasi yang dicari justru informasi sesat misalnya situs-situs porno. Ironisnya, kalangan yang tidak dapat mengoptimalkan internet dengan baik adalah kalangan remaja yang umumnya dalam masa pencarian jati diri. Menggunakan internet dengan tujuan yang salah tentunya dapat membentuk pribadi yang kurang baik pula pada remaja-remaja ini.

Berdasarkan hasil riset Yahoo! yang dilakukan di Indonesia, kalangan remaja usia pelajar antara 15 sampai 19 tahun mendominasi pengguna internet di Indonesia hingga 64 persen dari pengguna internet di Indonesia. Survei itu mengatakan dominasi penggunaan layanan online adalah pada e-mail (59%), instant messaging (59%), social networking (58%), penggunaan search engine (56%), serta memainkan game online (35%).

Data yang cukup mencengangkan melihat para pelajar yang menjadi mayoritas pengguna internet justru kurang dapat mengoptimalkan fungsi internet. Umumnya mereka hanya menggunakan internet untuk berkomunikasi dengan teman-temannya lewat jeraring sosial atau bermain game online. Mereka sering menghabiskan waktu berjam-jam untuk itu. Padahal, seperti yang kita ketahui, tugas utama pelajar adalah belajar. Bukan berarti para pendidik dan para orang tua menjadi melarang mereka menggunakan internet, bergaul lewat jejaring sosial atau hiburan game online sesekali memang diperlukan supaya mereka tidak jenuh dengan pelajarannya di sekolah, tetapi akan lebih baik bila porsinya dikurangi.



Para pendidik dan orang tua dapat mengarahkan mereka untuk lebih mengoptimalkan fungsi internet yang positif seperti misalnya mengajak mereka mencari informasi-informasi yang berkaitan dengan materi sekolah atau meng-update informasi-informasi terkini supaya pengetahuan mereka bertambah luas. Cara ini akan lebih memberikan manfaat dari penggunaan internet bagi mereka. Mengajak pelajar belajar dengan mengikuti perkembangan zaman akan lebih menarik bagi mereka, karena pada dasarnya mereka merupakan generasi yang ‘melek teknologi’. Jadi, cara belajar yang ditawarkanpun harus menarik dan sesuai.

Belajar lewat internet akan lebih memudahkan para pelajar karena dalam situs-situs tertentu tersedia fitur-fitur lengkap yang menunjang materi pelajaran. Bahkan, pada salah satu konten pembelajaran online yang saya ketahui yaitu Indimart E-Learning, sudah dilengkapi dengan animasi edukasi yang sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Disini para pelajar dapat belajar sambil bermain karena kontennya yang sangat menarik. Mereka dapat memilih materi pelajaran yang diinginkan kemudian melihat visual bergeraknya. Belajar dengan melihat contoh visual bergerak akan lebih mudah dipahami dibandingkan dengan hanya melihat gambarnya dan ulasan materi yang panjang dan rumit dari buku.

Dari yang saya tahu, Indismart merupakan website yang diperuntukkan sebagai media belajar online. Bertujuan untuk menciptakan nuansa belajar yang menarik dan interaktif, melalui konten-konten pembelajaran yang bersifat animasi dan terbentuknya komunitas online untuk berbagi informasi. Konten pembelajaran online Indismart E-Learning ini dapat dioptmalkan oleh para pelajar mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Tidak hanya untuk pelajar, para pendidik dan orang tua juga dapat menggunakannya untuk turut membimbing mereka.
Membuka situs-situs seperti ini, pelajar dapat memanfaatkan secara maksimal kegunaan internet dari segi yang positif. Para pendidik dan orang tua juga harus ikut serta agar dapat memantau perkembangan mereka sehingga mereka tidak akan berani membuka situs-situs yang negatif. Mudah-mudahan dengan adanya situs-situs dengan konten edukasi online seperti ini dapat membantu para pelajar Indonesia untuk lebih mengoptimalkan manfaat positif dari internet.

Arshindy adalah Mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, Bandung, Jawa Barat

Permainan untuk Balita Anda (klik play, pilih lagu di kiri, lalu tekan sembarang tuts)