Selasa, 26 Juli 2011

Rekor Dunia 1.585 Orang dari Berbagai Bangsa Memainkan Angklung

Segera bergabung di www.indi-smart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.





 WASHINGTON DC, (PRLM).- National Mall Washington DC menjadi tempat bersejarah bagi pengakuan dunia akan keberadaan bangsa Indonesia. Bertempat di Nation Mall, taman yang menghadap Capitol Hill (Gedung Kongres AS) sebanyak 1.585 orang dari berbagai bangsa memainkan alat musik angklung seraya menyanyikan lagu "We Are The World" dan peristiwa, Sabtu (9/7) waktu setempat tercatat dalam Guinness World Records.

 Demikian surat elektronik yang diterima "PRLM" dari KBRI di Washington DC, permainan angklung multikultur di National Mall disambut antusias masyarakat yang datang ke Indonesian Festival 2011. "Sebelumnya mereka mendaftar untuk turut ambil bagian dalam pemecahan rekor permainan angklung ini ke surat elektronik indofest 2011 embassyofindonesia. org, dan jumlahnya lumayan banyak di atas seribu limaratus orang," ujar Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal.

Dikatakan Dino, upaya pembuatan rekor dunia permainan angklung tersebut merupakan salah satu cara terkini yang ditempuh KBRI Washington DC dalam mempromosikan Indonesia. Termasuk dengan memanfaatkan pengakuan UNESCO November tahun lalu terhadap angklung Indonesia sebagai warisan budaya dunia.

Upaya yang dilakukan KBRI menurut Dino dilakukan bekerja sama dengan Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) untuk pengadaan 5.000 angklung dan kemudian pihaknya menghubungi Guinness World Records. "Setelah angklung dating upaya selanjutnya mencari dukungan, dan warga Indonesia yang ada di sini (Amerika) sangat antusias," ujar Dino.

Adapun, jalannya kegiatan yang berlangsung menurut Dino mereka yang sudah berkumpul di National Mall, langsung melakukan registrasi dan mendapatkan alat musik angklung. Setelah berkumpul lebih dari 1500 orang Daeng Udjo (putra keempat Alm. Udjo Ngalagena) memberikan pelatihan dasar selama 30 menit.

"Setelah istirahat sebentar, barulah pementasan sebenarnya untuk membuat rekor dilakukan. Sebenarnya pihak Guinness World Records memberikan toleransi untuk tigakali pengulangan, tapi ternyata lagu "We Are The World" mampu dimainkan dalam satu kali," ujar Dino yang mengaku puas sekaligus bangga. Lagu "We Are The World" merupakan lagu ciptaan Michael Jackson dan Lionel Richie yang disuarakan oleh musisi dan penyanyi yang tergabung dalam Super Group USA for Africa. Lagu tersebut di buat dalam 20 juta copi dan
 hasil penjualannya peruntukan bagi masyarakat Africa yang tenagh terkena bencana alam kekeringan serta peperangan. (A-87/A-147) ***

sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/node/151398

Menyiapkan Mental Anak Sebelum ke Dokter Gigi

Segera bergabung di www.indi-smart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.




Tak sedikit orang tua yang kesulitan membawa anaknya ke dokter gigi. Rasa takut dan kekhawatiran yang berlebih sering membuat si kecil merasa enggan pergi ke dokter gigi.

Untuk itu, para orang tua perlu menyiapkan mental anak-anaknya sebelum peri ke dokter gigi. berikut beberapa kiat yang dikutip dari Helium.

1. Pengalaman pertama
Pengalaman pertama anak ke dokter gig sangatlah menentukan. Sebisa mungkin, pengalaman pertama si kecil saat ke dokter bukanlah untuk mengobati, melainkan hanya cek kesehatan gigi dan mulut. Sehingga dokter tidak melakukan tindakan berat seperti menambal atau mencabut giginya. Mengecek kesehatan gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali akan membuat anak Anda terbiasa dengan dokter gigi.

2. Bercerita
Carilah bahan sebanyak-banyaknya mengenai kesehatan gigi dan metode dokter untuk merawat gigi. Anda bisa menceritakan hal tersebut pada anak Anda. Berikanlah pengetahuan juga mengenai alat-alat yang digunakan dokter. jelaskan pada si kecil, walau bentuk alatnya menakutkan dan bersuara bising, namun itu tidak bertujuan untuk menyakiti, tapi menyembuhkan.

3. Jujur
Jangan pernah berbohong saat ingin pergi ke dokter gigi. Misalnya Anda mengatakan ingin mengajak si kecil ke supermarket, padahal tujuan sebenarnya adalah dokter gigi. Hal itu justru akan menambah rasa takut anak.
 

4. Membawa barang kesayangan
Biarkan si kecil membawa barang kesayangannya, misalnya boneka, selimut bantal mainan atau apapun. Bisa jadi mereka merasa lebih tenang dan nyaman dengan barang-barang tersebut.

5. Antusias
Tunjukkan rasa antusias Anda saat mengajak si kecil ke dokter. Jika perlu sediakan hadiah seperti 'Sertifikat Anak Paling Berani' (buatan sendiri), atau pin kecil sebagai tanda si kecil mampu melewati rasa ketakutannya. Jika Anda bersemangat, anak Anda juga ikut bersemangat.

Selamat mencoba!

sumber: Yahoonews

Sekolah Gratis di Balikpapan

Segera bergabung di www.indi-smart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.





Oleh: Satria Dharma


Banyak orang yg tdk percaya bahwa sekolah gratis itu mungkin di negara kita. Mungkin karena mereka sudah kekenyangan dijanjikan kemudian dibohongi soal sekolah gratis ini. Di Balikpapan sekolah sudah gratis mulai SD s/d SLTA. Sekolah publik (negeri) lho ya! Bahkan sekolah yg RSBI juga gratis...! Ngiri kan...?! :-D

Keponakan saya baru saja lulus dari SMP (swasta) dan mendaftar di SMAN 5 Balikpapan. Begitu diterima mamanya langsung mendatangi sekolah utk daftar ulang. Ini komentarnya.

"Waktu daftar ulang di SMAN 5 Bpp, aku nanya gurunya Iqbal : " bayarnya berapa, Bu..?" Dia jawab : "gratis, Bu..".

Sbg alumni TK - SMP Istiqomah, aku sempat shock mendengarnya. Belum percaya kalo sekolah anakku skrg gratis. :-D"

Ia heran bhw sekolah negeri ternyata gratis padahal sudah jadi warga Balikpapan sejak anaknya lahir. Ini karena anaknya selalu disekolahkan di sekolah swasta top di Balikpapan. Dan biaya sekolah di sekolah swasta tsb memang tinggi. Jadi sama sekali tidak ada biaya daftar ulang segala di sekolah negeri. Tidak uang SPP, tidak uang bangku, tidak uang pendaftaran ulang. Tak ada biaya sama sekali.. .!

Bahkan seorang famili yg bekerja sebagai pengawas di Dinas Pendidikan kota Balikpapan mewanti-wanti kami untuk melaporkan langsung kepadanya kalau-kalau ada sekolah negeri yang menarik biaya APAPUN...! Keren kan...!

Tapi bukankah sekolah RSBI mengenakan biaya setinggi pohon kelapa di mana-mana? Oh...tidak di Balikpapan. Di Balikpapan gratis samasekali.

Kok bisa...?! Faktanya bisa kok! Kan pemerintah pusat, propinsi, dan pemkot sudah memberi biaya khusus utk sekolah tersebut...! Jadi kenapa harus memungut biaya dari orang tua lagi? Tidak perlu.

Balikpapan memang sudah menetapkan Wajib Belajar 12 Tahun bagi warganya. Jadi itu artinya biaya sekolah (di sekolah publik) sepenuhnya menjadi kewajiban Pemerintah Kota Balikpapan. Kenapa Balikpapan sehebat ini? Karena pejabatnya benar-benar berkomitmen pada pendidikan. Bahkan ketua DPRD-nya yang bernama Andi Burhanuddin Solong pernah marah besar pada Dinas Pendidikan karena Dinas mau menerapkan aturan pungutan di sekolah RSBI. Pemkot Balikpapan diminta untuk konsisten pada perda tentang Wajib Belajar 12 tahun tersebut. Ketika Dinas Pendidikan berkilah bahwa aturan yang membolehkan pungutan tersebut adalah aturan dari Pusat, Pak ABS tidak perduli dan bilang agar Pusat suruh datang sendiri ke padanya. Tentu saja niat itu langsung kempes. Dengan demikian maka sekolah RSBI-pun gratis di Balikpapan. Two thumbs up for Balikpapan!

Saya memang sengaja menulis ini utk mengiming-imingi Anda yg tinggal di luar Balikpapan. Sekolah negeri kami gratis dan mestinya sekolah negeri di kota Anda juga bisa. Kalau Anda dibodohi oleh para pemangku kepentingan pendidikan di kota Anda dengan mengatakan bahwa sekolah tidak mungkin gratis ya suruh datang dan belajar ke Balikpapan. Kami dulu juga belajar ke Jembrana dan sekarang kami sudah bisa membuktikan bahwa kami juga bisa.

Apakah mutu pendidikan kota Balikpapan merosot karena gratis...?! Itu pemikiran geblek. Kalau pendidikan tidak dibiayai maka mutunya akan merosot. Itu jelas. Tapi di Balikpapan pendidikan dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah daerahnya. Jadi tidak ada alasan mutu akan merosot. Balikpapan memang OK! Bagaimana dg kota Anda...?! :-D

Balikpapan, 7 Juli 2011

sumber: http://satriadharma .com/

Permainan untuk Balita Anda (klik play, pilih lagu di kiri, lalu tekan sembarang tuts)