Jumat, 28 Oktober 2011

Muhammad Yamin

Segera bergabung di www.indi-smart.com, dan dapatkan ratusan konten pendidikan online interaktif untuk pelajar.



Mr. Prof. Muhammad Yamin, SH (lahir di Sawahlunto, Sumatra Barat, 24 Agustus 1903– meninggal di Jakarta, 17 Oktober
1962 ( pada umur 59 tahun) adalah seorang Pahlawan Nasional, Ia dimakamkan di Talawi, Sawahlunto. Beliau merupakan
salah satu perintis puisi modern di Indonesia, serta juga 'pencipta mitos' yang utama kepada Presiden Soekarno

Dilahirkan di kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Yamin memulai karier sebagai seorang penulis pada dekade 1920-an semasa dunia sastra Indonesia mengalami perkembangan. Karya-karya pertamanya ditulis dalam bahasa melayu dalam jurnal Jong Sumatera,  sebuah jurnal berbahasa Belanda, pada tahun 1920. Karya-karyanya yang awal masih terikat kepada bentuk-bentuk bahasa Melayu Klasik.Himpunan Yamin yang kedua, Tumpah Darahku, muncul pada 28 Oktober 1928. Karya ini amat penting dari segi sejarahkarena pada waktu itulah, Yamin dan beberapa orang pejuang kebangsaan memutuskan untuk menghormati satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia yang tunggal. Dramanya, Ken Arok dan Ken Dedes yang berdasarkan sejarah Jawa muncul juga pada tahun yang sama. Antara akhir dekade 1920-an sehingga tahun 1933, Roestam Efendi, Sanusi Pane, dan Sutan Takdir Alisjahbana merupakan pionir-pionir utama bahasa Melayu-Indonesia dan kesusasteraannya.Walaupun Yamin melakukan banyak eksperimen bahasa dalam puisi-puisinya, dia masih lebih menepati norma-norma klasik bahasa Melayu, berbanding dengan generasi-generasi penulis yang lebih muda. Ia juga menerbitkan banyak drama, esai, novel sejarah dan puisi yang lain, serta juga menterjemahkan karya-karya Willian Shakespeare (drama Julius Caesar) dan Rabindranath Tagore.. Pada tahun 1932, Yamin memperoleh ijazahnya dalam bidang hukuim di jakarta. Ia kemudian bekerja dalam bidang hukim di Jakarta sehingga tahun1942. Karier politiknya dimulai dan beliau giat dalam gerakan-gerakan nasionalis. Pada tahun 1928,Kongres Pemuda II menetapkan bahasa Indonesia, yang berasal dari bahasa melayu, sebagai bahasa gerakan nasionalis Indonesia. Melalui pertubuhan Indonesia Muda, Yamin mendesak supaya bahasa Indonesia dijadikan asas untuk sebuah bahasa kebangsaan. Oleh itu, bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi serta alat utama dalam kesusasteraan inovatif.Semasa pendudukan Jepang  antara tahun 1942 dan 1945, Yamin bertugas pada Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA), sebuah organisasi nasionalis yang disokong oleh pemerintah Jepang. Pada tahun 1945, beliau mencadangkan bahwa sebuahBadan Penyelidikan Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) diasaskan serta juga bahwa negara yang baru mencakup Serawak, Sabah, Semenanjung Malaya, Timor Portugis, serta juga kesemua wilayah Hindia Belanda. Sukarno yang juga merupakan anggota BPUPK menyokong Yamin. Sukarno menjadi Presiden Republik Indonesia yang pertama pada tahun 1945, dan Yamin dilantik untuk jabatan-jabatan yang penting dalam pemerintahannya.Yamin meninggal dunia di Jakarta dan dikebumikan di Talawi, sebuah kota kecamatan yang terletak 20 kilometer dari ibu kota Kabupaten Sawahlunto, Sumatera Barat
Karya-karyanya :
§  Tanah Air (puisi), 1922
§  Indonesia, Tumpah Darahku, 1928
§  Ken Arok dan Ken Dedes (drama), 1934
§  Sedjarah Peperangan Dipanegara , 1945
§  Gadjah Mada (novel), 1948
§  Revolusi Amerika, 1951
Yang Pernah dijabat Oleh Muhamad Yamin :
Menteri Penerangan Republik Indonesia ke-14 (masa Jabatan 6 Maret 1962-13 November 1963)
·          Presiden                 :               Soekarno
·          Pendahulu              :               Maladi    
·          Pengganti              :               Roeslan Abdulgani
Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan Republik Indonesia (masa jabatan 30 Juli 1953-12 Agustus 1955)
·          Presiden                 :               Soekarno
·          Pendahulu              :               Bahder Djohan
·          Pengganti              :               R.M. Suwandi
Menteri Kehakiman Republik Indonesia ke-6 (masa Jabatan 27 April 1951-3 April 1952)
·          Presiden                 :               Soekarno
·          Pendahulu              :               Wongsonegoro
·          Pengganti              :               Lukman Wiriadinata

sumber : wikipedia



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Permainan untuk Balita Anda (klik play, pilih lagu di kiri, lalu tekan sembarang tuts)